Tak Ada Jejak Rem di Lokasi, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut Cipali KM 72 yang Tewaskan 5 Orang

Purwakarta, Tol Cipali, Kecelakaan Tol Cipali, Kecelakaan di Tol Cipali, kecelakaan di tol cipali hari ini, cipali, Tak Ada Jejak Rem di Lokasi, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut Cipali KM 72 yang Tewaskan 5 Orang, Olah TKP Gunakan TAA dan 3D Scanner, Tak Ada Jejak Rem di TKP, Kronologi Sementara: Bus Tabrak Gran Max dan Sinar Jaya, Faktor Utama: Dugaan Kelelahan Sopir, Identitas 5 Korban Meninggal Dunia, Evakuasi Bus Sinar Jaya Terkendala Medan Parit Dalam

Korlantas Polri bersama Polda Jawa Barat turun langsung melakukan penyelidikan mendalam di lokasi kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 72, Desa Cinangka, Kecamatan Bungursari, Purwakarta, Selasa (18/11/2025).

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 02.15 WIB itu menewaskan lima orang dan melukai puluhan penumpang lainnya.

Olah TKP Gunakan TAA dan 3D Scanner

Kepala Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Barat, Kompol Amirul Hakim, mengatakan pihaknya menerapkan metode penyelidikan lebih detail menggunakan perangkat Traffic Accident Analysis (TAA) dan 3D Scanner.

"Kami melakukan olah TKP dengan metode yang lebih mendalam menggunakan alat Traffic Accident Analysis (TAA) dan teknologi 3D Scanner. Tujuannya untuk menemukan faktor penyebab kecelakaan ini secara komprehensif," ujarnya di lokasi, Selasa siang.

Amirul menyebut kecelakaan melibatkan dua bus yakni PO Agra Mas dan PO Sinar Jaya, serta satu minibus Daihatsu Gran Max.

Hingga siang hari, 44 korban telah didata, terdiri atas 5 meninggal dunia, 3 luka berat, dan 36 luka ringan. Para korban kini dirawat di RS Abdul Radjak dan RS Siloam Purwakarta.

Tak Ada Jejak Rem di TKP

Dalam pemeriksaan awal, penyidik menemukan satu hal penting yang menguatkan dugaan bahwa tidak ada upaya pengemudi untuk memperlambat kendaraan.

"Dari hasil awal, kami belum menemukan jejak rem yang bisa mengarah pada perlambatan kendaraan sebelum kecelakaan," kata Amirul.

Temuan ini kini menjadi fokus utama penyelidikan karena dapat mengarah pada kemungkinan kelelahan sopir, hilang konsentrasi, atau faktor teknis kendaraan.

Selain itu, tim penyidik masih memeriksa para saksi dan korban yang dirawat, serta menelusuri kondisi ketiga kendaraan yang telah dipastikan dalam keadaan laik jalan.

Kronologi Sementara: Bus Tabrak Gran Max dan Sinar Jaya

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan kecelakaan bermula saat bus Hino Agra Mas melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta melalui lajur cepat.

Saat tiba di lokasi kejadian, bus tersebut menabrak bagian belakang Gran Max, lalu menghantam bus Hino PO Sinar Jaya yang tengah berhenti di lajur cepat akibat antrean kendaraan.

"Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut ada orang yang meninggal dunia dan yang mengalami luka," kata Hendra.

Menurutnya, kondisi cuaca saat kecelakaan cerah, penerangan jalan baik, dan lebar jalan mencapai 10,5 meter sehingga faktor lingkungan bukan pemicu kecelakaan.

Faktor Utama: Dugaan Kelelahan Sopir

Polisi menduga penyebab utama kecelakaan adalah faktor manusia, terutama kelelahan yang membuat sopir kehilangan konsentrasi.

"Faktor kelelahan dengan jarak tempuh waktu yang lama menjadi penyebab utama hilang konsentrasi," ujar Hendra.

Sementara itu, sopir bus Agra Mas yang diduga kuat memulai rangkaian kecelakaan, menjadi salah satu korban meninggal sehingga pemeriksaan lanjutan akan mengandalkan analisis digital dan bukti fisik kendaraan.

Amirul menegaskan bahwa penyidikan menyeluruh masih berjalan.

"Pemeriksaan mendalam terhadap sopir, terutama sopir PO Agra Mas yang meninggal dunia, akan menjadi fokus kami. Kami juga sedang menganalisis apakah ada faktor manusia atau teknis yang mempengaruhi kejadian ini," katanya.

Identitas 5 Korban Meninggal Dunia

Polisi merilis identitas lima korban tewas dalam kecelakaan maut tersebut, yaitu:

  • Anom Widodo (50), Sleman
  • Walianto Purnomo (39), Purbalingga
  • Odi Tri Waluyo (39), Banyumas
  • Ghusen Fauzi (34), Purbalingga
  • Yasin (46), Pemalang

Total terdapat sekitar 44 penumpang dari tiga kendaraan yang terlibat.

Evakuasi Bus Sinar Jaya Terkendala Medan Parit Dalam

Pantauan di lapangan menunjukkan bus PO Sinar Jaya yang terperosok ke dalam parit masih menunggu proses evakuasi. Kondisi medan yang sulit membuat alat berat harus bekerja ekstra hati-hati.

Tim investigasi terus mengumpulkan bukti tambahan, termasuk rekaman kamera kendaraan hingga potensi CCTV jalan tol, untuk menyusun urutan kecelakaan secara akurat.

Dengan temuan awal tidak adanya jejak rem, penyidik kini menajamkan analisis terhadap kondisi sopir, rekam perjalanan, dan estimasi kecepatan kendaraan.

Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul  dan TribunJabar.id dengan judul Fakta Baru Laka Maut Tol Cipali: Sopir Bus Agra Mas Termasuk Korban Tewas, Tak Ada Jejak Pengereman

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.