Top 5+ Fakta Kecelakaan Maut di Tol Cipali KM 72, Melibatkan 3 Kendaraan, 5 Tewas, Puluhan Luka-luka

Kecelakaan maut kembali terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Insiden tragis yang melibatkan dua bus dan satu minibus ini terjadi pada Selasa (18/11/2025) dini hari di KM 72, Desa Cinangka, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Lima orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam kecelakaan beruntun tersebut.
Berikut 5 fakta lengkap kecelakaan maut di Tol Cipali KM 72 yang berhasil dihimpun:
1. Tiga Kendaraan Terlibat: Dua Bus dan Satu Minibus
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.15 WIB dan melibatkan:
- Bus PO Agra Mas (B 7654 KGA)
- Bus PO Sinar Jaya (B 7895 TGA)
- Minibus Daihatsu Gran Max (B 2508 TFT)
Menurut penyelidikan awal, tabrakan berawal saat Bus Agra Mas yang melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta menabrak bagian belakang Bus Sinar Jaya di depannya.
Benturan keras membuat Sinar Jaya kehilangan kendali dan langsung menghantam Minibus Gran Max.
Dua kendaraan yakni Sinar Jaya dan Gran Max, terperosok ke parit di sisi tol.
2. Lima Orang Tewas, 44 Orang Jadi Korban
Polisi mencatat total 44 korban, terdiri dari:
- 5 orang meninggal dunia
- 3 luka berat
- 36 luka ringan
Berikut nama korban tewas:
- Anom Widodo (50) – Sopir Bus PO Agra Mas
- Yasin (46) – Kernet Bus PO Agra Mas
- Walianto P (39) – Penumpang Gran Max
- Odi Tri (39) – Penumpang Gran Max
- Ghuzen Fauzi (34) – Penumpang Gran Max
Tiga dari lima korban tewas merupakan penumpang Minibus Gran Max, yang mengalami kerusakan paling parah.
Semua korban dievakuasi ke RS Abdul Radjak Purwakarta.
3. Kerusakan Parah Gambarkan Dahsyatnya Tabrakan
Foto dan laporan dari lokasi menggambarkan betapa kuatnya benturan yang terjadi.
Minibus Gran Max Hancur Tak Berbentuk
Kendaraan ini menjadi yang paling parah rusaknya:
- Bagian belakang remuk total, kabin tampak runtuh.
- Struktur bodi terlipat akibat benturan beruntun.
- Kerusakan fatal ini menjelaskan banyaknya korban meninggal dari kendaraan tersebut.
Bus Agra Mas Ringsek di Bagian Depan
- Bus diduga menjadi pemicu awal tabrakan.
- Bagian depan dan sisi kanan kabin penyok.
- Kaca pecah dan beberapa komponen struktural lepas.
- Petugas kesulitan melakukan evakuasi karena posisi kemudi yang rusak parah.
Bus Sinar Jaya Terperosok ke Parit
- Bus keluar jalur dan masuk ke semak belukar.
- Jarak terperosoknya kendaraan menunjukkan kuatnya dorongan dari Agra Mas.
- Medan sulit menyebabkan evakuasi berjalan lambat.
4. Polisi Gunakan Teknologi 3D Scanner untuk Olah TKP
Untuk menemukan penyebab pasti kecelakaan, polisi melakukan olah TKP mendalam.
Kepala Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar, Kompol Amirul Hakim, mengatakan:
"Kami melakukan olah TKP dengan metode yang lebih mendalam menggunakan alat Traffic Accident Analysis (TAA) dan teknologi 3D Scanner. Tujuan utamanya adalah untuk menemukan faktor penyebab kecelakaan ini secara komprehensif."
Hingga siang hari, penyidik masih memeriksa saksi dan menunggu hasil lengkap identifikasi para korban.
Amirul juga menyebutkan belum ditemukan jejak rem di lokasi, yang menandakan tidak ada perlambatan signifikan sebelum benturan terjadi.
5. Fokus Penyelidikan Mengarah pada Faktor Manusia dan Teknis
Hingga kini, polisi menyatakan masih terlalu dini menentukan penyebab pasti kecelakaan.
Namun, terdapat beberapa titik fokus penyelidikan, antara lain:
- Kondisi sopir Bus Agra Mas, yang meninggal dunia dalam kecelakaan ini.
- Kemungkinan kelalaian manusia (human error).
- Faktor teknis kendaraan, termasuk sistem pengereman.
- Rekaman CCTV dari ruas tol.
- Kesaksian penumpang selamat yang masih menjalani perawatan.
Polda Jabar dan Korlantas Polri turun langsung memantau proses penyelidikan.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul danTribunJabar.id dengan judul Ngerinya Kecelakaan Maut di Tol Cipali KM 72: Gran Max Remuk di Belakang, Agra Mas Ringsek di Depan
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.