Sekeluarga Tewas di Warakas, Polisi Selidiki Sisa Makanan di Lokasi Karena...
Dugaan keracunan kini menjadi salah satu fokus utama penyelidikan kasus kematian satu keluarga yang ditemukan tak bernyawa di sebuah rumah kontrakan di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Hal itu seiring ditemukannya sisa makanan dan minuman di lokasi kejadian. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi Onkoseno Grandiarso Sukahar mengungkapkan bahwa aparat kepolisian tengah meneliti sisa makanan dan minuman yang diduga dikonsumsi para korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Kita lebih mendalami untuk meneliti sisa makanan dan minuman yang ada,” kata Onkoseno saat dihubungi, Selasa, 6 Januari 2026.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar
Menurutnya, barang bukti berupa sisa makanan dan minuman tersebut saat ini telah dikirim ke laboratorium forensik untuk diperiksa kandungannya. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya unsur zat berbahaya yang berpotensi menyebabkan kematian para korban.
“Iya betul (didalami dugaan keracunan). Ada beberapa, bentuknya kan sudah sisa. Sementara makanan dan minuman,” tuturnya.
Selain pemeriksaan laboratorium, penyidik juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hingga saat ini, sedikitnya 10 orang saksi telah diperiksa untuk mengungkap secara rinci rangkaian peristiwa tragis tersebut.
Sebelumnya diberitakan, geger di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumah mereka, Jumat, 2 Januari 2026.
Dari empat anggota keluarga, tiga diantaranya meninggal dunia, sementara satu orang lainnya dilarikan ke rumah sakit (RS) untuk mendapat perawatan. Penemuan tragis ini pertama kali viral di media sosial melalui akun Twitter/X @wongdalang, yang membagikan kronologi awal kejadian.
Petugas kepolisian pun langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban. "Ditemukan Meninggal Dunia 1 keluarga di Warakas Gg 10 dari 4 org, 3 org MD 1 org di bawa k RS.. saat dlm penanganan Polsek TG Priok," demikian dikutip dari akun tersebut.
Adapun ketiga korban tersebut masing-masing yakni, Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (27), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13). Sementara satu anggota keluarga lainnya, Abdullah Syauqi Jamaludin (22), berhasil selamat dan hingga kini masih menjalani perawatan medis.