Gegana Brimob Pastikan Tak Ada Jejak Residu Bom di Lokasi Ledakan Pamulang

Gegana Brimob Pastikan Tak Ada Jejak Residu Bom di Lokasi Ledakan Pamulang

Tim Penjinak Bom Brimob memastikanm dari hasil penyelidikan di lokasi permukiman Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, tidak ditemukan adanya bom yang mengakibatkan ledakan tersebut.

"Tidak ditemukan bom atau bahan peledak," kata Danden Gegana Polda Metro Jaya, Kompol Nofriansyah, kepada media di Tangerang, Jumat (12/9).

Kompol Nofriansyah menjelaskan satuan Gegana Brimob menurunkan dua unit penjinak bom dan kimia, biologi dan radio aktif selama proses penyisiran. "Kami bawa alat deteksi yang khusus mendeteksi bahan peledak," imbuhnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan anggota Brimob dengan menyisir di sekitar lokasi terdampak ledakan keras tidak ditemukan adanya sisa bahan peledak atau bom

"Jadi setelah kita lakukan sterilisasi dengan alat deteksi, tidak ditemukan adanya jenis bom atau jenis peledak. Jadi kesimpulannya tidak ada yang disebut bom," tuturnya, dikutip Antara.

Sebaliknya, Nofriansyah mengungkapkan timnya menemukan regulator gas LPG 12 kg dalam keadaan rusak dan dililit isolasi hitam di lokasi ledakan. "Diduga penyebab ledakan diakibatkan oleh kebocoran gas elpiji yang terpercik oleh api," tandasnya.

Tercatat ada tujuh orang menjadi korban ledakan dan semuanya kini telah dirawat di rumah sakit (RS) terdekat, yakni RS UIN dan Hermina Ciputat.

Dampak dari insiden ledakan itu juga mengakibatkan sebanyak delapan unit rumah warga di wilayah itu mengalami rusak berat dan ringan. (*)