Imigrasi Jaksel Buka Pos Pengaduan WNA di Kalibata City

Imigrasi Jaksel Buka Pos Pengaduan WNA di Kalibata City
Imigrasi Jaksel Buka Pos Pengaduan WNA di Kalibata City

 Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan meresmikan Pos Pengaduan Keimigrasian di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu 12 November 2025. 

Kepala Kantor Imigrasi Jaksel, Bugie Kurniawan mengatakan, hal ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan terhadap mobilitas warga negara asing (WNA) di kawasan hunian padat penduduk sekaligus membuka kanal partisipatif bagi warga.

“Pos ini adalah inovasi pelayanan publik dan pengawasan partisipatif. Warga bisa melapor langsung, cepat, dan humanis,” ujar Bugie Kurniawan, dalam keterangan resminya, dikutip Jumat 14 November 2025.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pengawasan orang asing sangat bergantung pada kerja sama antara masyarakat, aparat hukum, dan pengelola kawasan.

Kabid Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Prihatno Juniardi menyampaikan program ini dibuat sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan, Agus Andrianto, yang mendorong pengawasan berbasis teknologi dan pendekatan humanis. Menurut Prihatno, pos pengaduan akan dijaga oleh petugas piket setiap hari kerja pukul 10.00–13.00 WIB.

“Petugas kami akan standby dan siap menerima laporan langsung dari warga Kalibata City,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain menerima pengaduan, pos ini juga menyediakan layanan konsultasi paspor serta pendataan jumlah WNA yang tinggal di Kalibata City.

“Kami ingin tahu berapa banyak orang asing yang tinggal di sini. Harapannya, posko ini bisa mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman,” katanya.

Untuk memudahkan warga, pihak Imigrasi menyiapkan sistem pelaporan ganda, online dan offline. Pamflet dan stiker berisi tautan pelaporan akan disebar di titik strategis apartemen. Melalui tautan tersebut, warga cukup mengisi formulir digital yang langsung terhubung ke admin Imigrasi.

“Pelapor bisa memantau progres laporan secara online maupun offline. Petugas kami selalu siap merespons,” tambah Prihatno.

“Saat ini pos pengaduan keimigrasian di apartemen baru ada di Kalibata City. Di tempat lain pun belum ada. Mudah-mudahan ke depannya bisa dicontoh atau ditiru,” tandasnya.