Habib Jafar Nangis saat Dengar Onad Tertangkap Kasus Narkoba

Onadio Leonardo dan Habib Jafar
Onadio Leonardo dan Habib Jafar

 Musisi sekaligus presenter Onadio Leonardo, atau yang akrab disapa Onad, belum lama ini mengejutkan publik dengan kabar ditangkap pihak kepolisian karena kasus penyalahgunaan narkoba. Namun di tengah kehebohan itu, perhatian publik juga tertuju pada sosok pendakwah muda Habib Jafar Al Hadar, yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan Onad. 

Persahabatan keduanya selama ini dianggap simbol keindahan toleransi dan perbedaan keyakinan di Indonesia. Maka tak heran, ketika kabar penangkapan itu mencuat, banyak yang menunggu bagaimana respons Habib Jafar terhadap Onad. Scroll ke bawah untuk simka artikel selengkapnya. 

Onad dan Habib Jafar di Podcast Login

Melalui podcast Deddy Corbuzier, Habib Jafar akhirnya buka suara. Ia mengungkapkan betapa terkejut dan sedihnya mendengar kabar penangkapan Onad. Habib Jafar juga menganggap Onad sebagai orang yangbaik. 

“Karena kita kenal Onad itu orang baik, saudara kita, ya,” ucap Habib Jafar dengan nada lirih yang dikutip pada Kamis, 6 November 2025. 

Deddy pun sempat menanyakan apakah dirinya marah atas apa yang terjadi, di mana Onad ditangkap karena kasus narkoba. 

“Tapi marah nggak Habib?” tanya Deddy.

Menjawab hal itu, Habib Jafar tak bisa menutupi emosinya. Ia mengaku bingung dan terkejut, bahkan mengaku sampai menangis.

“Terus terang gue nggak tau ya, bingung, kaget, bahkan nangis Om Ded,” ungkapnya dengan suara berat.

Tidak hanya di podcast, Habib Jafar juga menyampaikan curahan hatinya lewat unggahan di Instagram. Ia menulis pesan panjang yang penuh makna dan rasa prihatin mendalam.

“Membaca kabar tentang Onad, gue kaget, kecewa, sedih, dan prihatin. Onad adalah saudara gue sebagai sesama manusia meski kami berbeda dalam agama. Justru dengan modal itu, kami selama ini berjuang bersama untuk toleransi di Indonesia. Dan itulah Onad yang gue kenal: baik & toleran,” tulisnya.

Namun, meski mengaku sayang kepada sahabatnya, Habib Jafar menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap narkoba. Ia menekankan bahwa narkoba adalah musuh semua agama dan akal sehat.

“Tapi, tak ada toleransi untuk narkoba. Narkoba bukan hanya menyalahi hukum negara, tapi hukum semua agama & logika akal sehat. Maka, gue berdoa & berusaha buat hadir dan membantu Onad untuk mempertanggungjawabkan kesalahannya, berlepas dari narkoba, dan bangkit menebar kebaikan,” lanjutnya.

Habib Jafar juga menegaskan bahwa rasa kasih sayang bukan berarti membenarkan kesalahan. Ia berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran besar bagi Onad agar benar-benar berubah.

“Kita benci narkoba. Karena itu, gue ingin saudara gue, Onad lepas dari narkoba. Gue juga berharap ini menjadi pelajaran besar untuk Onad dan kita. Titip doa untuk Onad. Semoga dia sadar, jera, dan berubah. Tobat lo, Nad!” tutupnya.