Kepala BGN Sebut Target 82,9 Juta Penerima MBG Mundur, Ini Alasannya

Kepala BGN, Dadan Hindayana
Kepala BGN, Dadan Hindayana

 Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan bahwa target 82,9 juta penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) mundur menjadi Februari 2026. BGN sebelumnya menargetkan angka itu tercapai pada akhir tahun 2025.

"Kita usahakan (target terpenuhi pada akhir 2025), ya selambat-lambatnya Februari lah," kata Dadan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa, 21 Oktober 2025.

Ia pun mengungkap alasan mengapa target angka itu mundur hingga bulan Februari 2026. Karena, kata Dadan, ada gangguan untuk mencapai target tersebut.

Gangguan itu, menurut dia, tidak hanya di darat, tapi juga di udara. Namun ia tidak membeberkan maksud gangguan tersebut.

"Tapi kita yakin kita masih bisa kejar, tergantung intensitas gangguan yang terjadi karena sekarang tidak hanya di darat, di udara pun kita sudah mulai diganggu," kata Dadan.

Dadan menegaskan gangguan yang ada kini masih bisa diatasi. Ia menyebutkan sistem MBG sejauh ini pun masih berjalan sesuai dengan mekanisme.

Menu MBG Alergi Nasi

"Saya bilang tadi ada gangguan, darat ya kan. Ada hal yang harus kita atasi darurat dan sebagainya, termasuk udara. Kan ketika sistem kita diganggu, otomatis untuk verifikasi pun terganggu. Jadi kadang-kadang ada gangguan seperti itu yang memang kita sedang atasi terus. Tapi alhamdulillah sejauh ini bisa kita atasi, on track," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto mengatakan program andalannya yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai 36,7 juta penerima manfaat. Ia menjelaskan pemerintah sudah menyediakan 1,4 miliar porsi makanan sudah dibagikan ke penerima manfaat sejak 6 Januari 2025.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya di Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025.

“Hari ini sudah 1.410.000.000 porsi sudah dimasak dan dibagikan sejak 6 Januari 2025. Hari ini ada 36.700.000 anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang sudah menerima makan bergizi gratis ini,” ucap Prabowo.

Prabowo menilai angka itu merupakan 6 kali populasi warga Singapura. Prabowo menambahkan hal itu menjadi prestasi luar biasa dan menjadi perhatian banyak negara.

UMKM binaan BRI jadi pemasok program MBG

UMKM binaan BRI jadi pemasok program MBG

“Ini mungkin tiap hari kita beri makan 6 (populasi) Singapura mungkin. Ini prestasi yang dipantau banyak negara, yan saya tahu presiden Brasil memberi tahu kepada saya mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta, kita alhamdulillah dalam satu tahun mencapai 36 juta,” ujarnya.