Tiga Juta Penerima Baru Bansos 2026 Belum Cair, Begini Cara Cek Statusnya

Kemensos, Cek Bansos Kemensos, Tiga Juta Penerima Baru Bansos 2026 Belum Cair, Begini Cara Cek Statusnya, Mengapa Tiga Juta Penerima Belum Menerima Bantuan?, Bagaimana Progres Penyaluran Bansos Triwulan I 2026?, Bagaimana Cara Cek Penerima Bansos 2026?, Apa Saja Jenis dan Besaran Bansos 2026?

Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat sekitar tiga juta penerima manfaat bantuan sosial (bansos) tahun 2026 belum menerima pencairan bantuan.

Kondisi tersebut terjadi karena masih berlangsung proses administrasi penyaluran bagi para penerima baru.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa jutaan penerima tersebut merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Data tersebut diperbarui secara berkala setiap triwulan sehingga memungkinkan adanya penambahan keluarga penerima manfaat (KPM) yang sebelumnya belum terdaftar.

Mengapa Tiga Juta Penerima Belum Menerima Bantuan?

Saifullah menyebutkan, dari total tiga juta penerima baru itu, sekitar satu juta merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan sekitar dua juta lainnya merupakan penerima Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

Menurutnya, sebagian besar penerima baru belum memiliki rekening untuk penyaluran bantuan. Karena itu, diperlukan proses pembukaan rekening kolektif atau burekol.

"Sebagian besar belum memiliki rekening. Maka itu ada namanya buka burekol dan perlu waktu 1-2 bulan untuk burekol-nya sebelum bantuan dapat dicairkan," kata Saifullah di Jakarta, Sabtu (21/2/2026) dikutip dari Antara.

Selain pembukaan rekening, proses administrasi juga mencakup distribusi kartu dan persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.

Bagaimana Progres Penyaluran Bansos Triwulan I 2026?

Di tengah proses administrasi penerima baru, Kemensos melaporkan bahwa penyaluran bansos triwulan pertama 2026 berjalan progresif.

Hingga awal Februari atau bertepatan dengan bulan Ramadhan, realisasi penyaluran tercatat telah mencapai lebih dari 85 persen atau di atas Rp15 triliun.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Program Keluarga Harapan (PKH): telah disalurkan kepada 8.940.958 KPM dari total alokasi 10 juta KPM, dengan nilai lebih dari Rp6 triliun atau sekitar 89,4 persen.
  • Bantuan Sembako/BPNT: telah menjangkau lebih dari 15 juta KPM dari total 18.250.000 KPM, dengan nilai lebih dari Rp9 triliun atau sekitar 86,9 persen.

Saifullah menegaskan bahwa seluruh penyaluran dilakukan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat.

Kemensos juga memastikan proses administrasi bagi penerima baru terus dipercepat agar bantuan segera tersalurkan, terutama menjelang Ramadhan.

Bagaimana Cara Cek Penerima Bansos 2026?

Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online melalui dua cara berikut:

1. Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store atau App Store
  • Buka aplikasi dan pilih menu Cek Bansos
  • Isi data wilayah sesuai KTP (provinsi hingga desa/kelurahan)
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP
  • Ketik kode captcha
  • Klik Cari Data.

Jika NIK terdaftar, sistem akan menampilkan jenis bantuan, status penerima, dan periode pencairan.

2. Melalui Situs Resmi Kemensos

  • Akses laman https://cek.bansos.kemensos.go.id.
  • Lengkapi data wilayah sesuai KTP
  • Masukkan nama lengkap penerima
  • Isi kode captcha
  • Klik Cari Data.

Apabila terdaftar, hasil pencarian akan menunjukkan jenis bansos yang diterima beserta status dan jadwal penyalurannya.

Perlu diketahui, pencairan bansos dilakukan secara bertahap setiap triwulan. Jadwal pencairan dapat berbeda antarwilayah tergantung kesiapan administrasi dan mekanisme penyaluran di daerah.

Jika bantuan belum muncul atau terdapat perbedaan data, masyarakat dapat menghubungi pendamping sosial, RT/RW, atau kelurahan setempat untuk mendapatkan klarifikasi.

Apa Saja Jenis dan Besaran Bansos 2026?

Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan perubahan nominal bantuan. Jika mengacu pada skema sebelumnya, berikut perkiraan besaran bansos:

  • BPNT: Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 untuk pencairan tiga bulan.
  • PKH 2026: besaran bervariasi sesuai kategori KPM.
  • Bansos beras: 20 kilogram beras per KPM per bulan.
  • PBI-JKN/BPJS PBI: iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp42.000 per orang per bulan yang dibayarkan langsung oleh pemerintah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang