Musisi D'Angelo Meninggal di Usia 51 Tahun, Begini Jejak Perjalanan Kariernya di Dunia Musik R&B

Musisi D'Angelo meninggal dunia
Musisi D'Angelo meninggal dunia

 Dunia musik kehilangan salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah R&B dan neo-soul. D’Angelo, penyanyi, penulis lagu, dan produser musik asal Amerika Serikat, meninggal dunia pada Selasa, 14 Oktober 2025, di rumahnya di New York. 

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh keluarga. Sang musisi, diketahui meninggal setelah berjuang melawan kanker pankreas. Scroll untuk baca informasi selengkapnya...

“Bintang terang dalam keluarga kami kini telah meredup di dunia ini. Setelah perjuangan panjang dan berani melawan kanker, kami dengan hati yang hancur mengumumkan bahwa Michael D’Angelo Archer, yang dikenal para penggemar di seluruh dunia sebagai D’Angelo, telah berpulang," demikian pernyataan keluarga seperti dikutip dari Variety, Rabu, 15 Oktober 2025.

"Kami bersyukur atas warisan musik luar biasa yang ia tinggalkan dan meminta privasi selama masa sulit ini,” tambah pihak keluarga.

Perjalanan Karier dan Warisan Musik

Lahir dengan nama lengkap Michael Eugene Archer di Richmond, Virginia, D’Angelo telah menunjukkan bakat musik sejak usia tiga tahun. Ia tumbuh dalam lingkungan gereja, bermain piano dan bernyanyi bersama ayahnya yang merupakan pendeta Pentakosta. 

Pada awal kariernya, ia bergabung dengan beberapa grup lokal seperti Three of a Kind dan IDU sebelum menandatangani kontrak dengan EMI pada usia 19 tahun.

Debutnya lewat album Brown Sugar (1995) menandai era baru dalam musik R&B, memadukan melodi klasik dengan pengaruh hip-hop. Lagu “Lady” dari album tersebut menembus tangga lagu Top 10 dan memperkenalkan suara unik D’Angelo ke dunia. 

Namun, album keduanya, Voodoo (2000), menjadi karya yang benar-benar menegaskan posisinya sebagai pelopor neo-soul. Album ini juga memberinya penghargaan Grammy untuk Best R&B Album pada 2001.

Setelah absen lama dari dunia musik, D’Angelo kembali dengan Black Messiah pada 2014. Album tersebut mendapat pujian luas dan kembali memenangkan Grammy, termasuk untuk Best R&B Album dan Best R&B Song lewat lagu “Really Love”. 

Lagu “Untitled (How Does It Feel)” bahkan menjadikannya simbol internasional berkat video musiknya yang ikonik dan minimalis.

Selama tiga dekade kariernya, D’Angelo dikenal bukan hanya karena suaranya yang khas, tetapi juga karena kemampuannya menggabungkan jiwa funk, jazz, dan R&B dalam satu kesatuan yang autentik. Ia dianggap sebagai salah satu sosok yang mengubah arah musik populer modern.

Kabar meninggalnya D’Angelo pun segera disambut duka oleh para musisi dunia. Salah satunya, Bootsy Collins yang menuangkan belasungkawanya di X. “Kita baru saja kehilangan teman, kreator, dan legenda, D’Angelo,” tulisnya.

Penyanyi Doja Cat juga ikut mengenang dan menyebutnya “suara sejati dari jiwa dan inspirasi bagi banyak seniman hebat dari generasi kini dan yang akan datang.” 

“Aku tidak pernah bertemu D’Angelo, tapi aku mencintainya, menghormatinya, dan mengagumi bakatnya. Kehilangan ini sangat menyakitkan. R.I.P. jenius,” ungkap Jill Scott.

Tyler, the Creator turut mengenang pengaruh besar sang musisi dalam kariernya. “Aku tidak paham bagaimana seseorang bisa menulis sesuatu yang sederhana tapi begitu personal dan jenius,” tulisnya di Instagram. “Kita beruntung bisa hidup di masa ketika bisa menikmati karya-karyanya."