Gandeng Petenis Muda Victoria Mboko, Serena Williams Ukir Sejarah Comeback di Usia 44 Tahun
Panggung tenis profesional dunia bersiap menyambut kembali salah satu legenda terbesarnya. Untuk pertama kalinya dalam hampir empat tahun, pemilik 23 gelar Grand Slam tunggal, Serena Williams, dipastikan bakal kembali berkompetisi di bawah naungan tur WTA.
Serena dijadwalkan melakoni laga comeback-nya pekan ini dalam turnamen lapangan rumput HSBC Championships yang digelar di Queen’s Club, London.
Tidak bermain di sektor tunggal, maestro tenis asal Amerika Serikat ini akan turun di nomor ganda, berpasangan dengan petenis muda berbakat, Victoria Mboko. Mereka masuk ke jajaran drawing setelah menerima fasilitas wild card.
"Queen's Club terasa seperti tempat yang sempurna untuk memulai babak selanjutnya ini," ujar Serena Williams, seperti dikutip dari laman resmi WTA, Senin (8/6).
"Lapangan rumput memberi saya beberapa momen paling bermakna dalam karier saya, dan saya senang bisa kembali berkompetisi di salah satu panggung paling ikonik dalam olahraga ini," lanjutnya antusias.
Turnamen di Queen's Club ini sendiri menyimpan keunikan tersendiri. Ini menjadi salah satu dari sedikit ajang yang belum pernah dicicipi Serena sepanjang kariernya, mengingat turnamen legendaris ini baru kembali ke kalender WTA pada tahun 2025 setelah sempat absen lebih dari setengah abad.
Ujian Berat di Babak Pertama
Kembalinya Serena ke tur kompetitif sejak terakhir kali merumput pada 2022 langsung diuji lewat laga sengit. Berpasangan dengan Mboko, keduanya dijadwalkan menantang unggulan ketiga, Nicole Melichar-Martinez dan Erin Routliffe, pada babak pertama yang digelar Selasa esok.
Meskipun sudah lama absen, rekam jejak Serena di sektor ganda sama sekali tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia merupakan salah satu petenis ganda paling berprestasi sepanjang masa dengan koleksi 22 gelar ganda bersama saudarinya, Venus Williams—termasuk rekor kemenangan sempurna 14-0 di babak final Grand Slam.
Bagi sang rekan duet, Victoria Mboko, kesempatan ini bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan. Mboko mengungkapkan bahwa Serena terus memantau perkembangannya dan kerap mengirimkan pesan dukungan selama masa rehatnya dari tenis.
"Saya dan Serena tetap berhubungan, yang sangat, sangat menyenangkan, karena saya sangat mengaguminya. Maksud saya, fakta bahwa dia bahkan mengenal saya sangat-sangat menyenangkan. Dia adalah idola saya," tutur Mboko saat ditemui di Roland Garros pekan lalu.
Pecahkan Rekor Navratilova
Kembalinya petenis yang kini telah menjadi ibu dari dua putri ini juga melahirkan catatan sejarah baru. Di usianya yang menginjak 44 tahun, Serena resmi menjadi mantan petenis peringkat 1 dunia tertua dalam sejarah tur WTA yang memutuskan kembali setelah sempat menyatakan pensiun. Rekor ini melampaui legenda Martina Navratilova yang melakoni comeback di usia 43 tahun pada musim 2000 silam.
Sebelum memutuskan rehat, laga kompetitif terakhir Serena terjadi pada ajang US Open 2022 di Stadion Arthur Ashe yang emosional. Kala itu, di sektor tunggal, ia sempat menumbangkan Danka Kovinic dan unggulan kedua Anett Kontaveit, sebelum akhirnya takluk dari Ajla Tomljanovic di babak ketiga lewat duel sengit tiga set 7-5, 6-7(4), 6-1.
Kini, tepat 31 tahun setelah debut profesional pertamanya di Quebec City saat masih berusia 14 tahun, Serena Williams siap menuliskan babak baru dalam buku sejarah tenis dunia yang telah membesarkan namanya.