Sosok Baru Kepala Perwakilan UNDP Indonesia dengan Rekam Jejak 25 Tahun Pembangunan Global
United Nations Development Programme (UNDP) di Indonesia menyambut Sara Ferrer Olivella sebagai Kepala Perwakilan UNDP Indonesia yang baru. Serah terima jabatan dilakukan langsung oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono dengan penyerahan resmi surat kepercayaan kepada Sarra.
Warga negara Spanyol ini memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang pembangunan di berbagai benua. Sebelum bertugas di Indonesia, Ferrer Olivella memimpin UNDP Kolombia periode tahun 2021-2025 dan Yordania pada tahun 2017-2021.
Ia juga pernah menduduki sejumlah posisi penting di kantor pusat maupun kantor lapangan PBB di berbagai kawasan, mulai dari Amerika Latin hingga Asia. Peran strategis serra tidak lepas dari latar belakang pendidikanny yang mentereng serta fasih berkomunikasi dalam lima bahasa dan kini tengah mempelajari Bahasa Indonesia.
Ferrer Olivella meraih gelar Political Science and Public Administration dari Universitat Autònoma de Barcelona (Spanyol). Ia juga menyandang gelar Master of Arts in Human Rights and Democratization dari European Inter-University Centre for Human Rights and Democratisation di Venesia (Italia).
Dalam kesempatan tersebut, Ferrer Olivella menyampaikan apresiasinya atas komitmen Indonesia terhadap multilateralisme dan dukungan kuat Indonesia terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa dan UNDP. Nantinya, ia akan bertugas membantu pemerintah memajukan pembangunan manusia.
“Saya merasa terhormat dapat mengabdi di Indonesia dan mendampingi para pemimpin dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan aspirasi sekaligus meringankan tekanan terhadap planet, memperkuat ketahanan, dan mendorong aksi iklim," jelasnya, dikutip dari keterangan tertulis pada Kamis, 11 September 2025.
Ferrer Olivella juga memiliki rekamn jejak dalam pemberdayaan perempuan, pendanaan pembangunan, serta pemanfaatan digitalisasi dan kecerdasan buatan. Pengalaman tersebut juga diterapkan sebagai motor penggerak pembangunan manusia berkelanjutan akan memperkuat kontribusi UNDP dalam perjalanan pembangunan Indonesia.
"Sebagai Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, saya sangat menantikan kolaborasi dengan seluruh mitra, dan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan hidup. Saya juga berharap dapat mempelajari lebih dalam kekayaan keanekaragaman hayati dan budaya Indonesia," tegasnya.
Kemitraan UNDP dengan Indonesia terus berkembang yabg berlandaskan pada tiga pilar utama yang menjadi komitmen bersama. Pertama pembangunan manusia yang diukur berdasarkan tiga dimensi dasar, yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.
Kedua mencakup pelestarian alam, dekarbonisasi, dan ketahanan terhadap perubahan iklim dan bencana. Ketiga menyangkut transformasi ekonomi dan digital selaras dengan Country Programme Document Indonesia 2026-2030 yang baru-baru ini disetujui oleh Dewan Eksekutif UNDP di New York.