Apakah Talenan Plastik Aman Digunakan? Ini Penjelasan Ahlinya
Isu soal mikroplastik kini makin ramai dibicarakan, sampai-sampai sebagian orang mulai curiga terhadap peralatan dapur yang selama ini dianggap aman—termasuk talenan plastik.
Pertanyaannya, apakah talenan plastik benar-benar aman digunakan untuk menyiapkan makanan? Atau sebaiknya kita beralih ke bahan lain seperti kayu atau karet? Berikut penjelasan berdasarkan panduan dari ahli dan lembaga keamanan pangan.
Panduan dari USDA dan FDA
Dua lembaga utama di Amerika Serikat yang mengawasi keamanan pangan, USDA (Departemen Pertanian AS) dan FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS), menyatakan bahwa permukaan kayu maupun nonpori aman digunakan untuk menyiapkan makanan.
Yang termasuk dalam kategori nonpori adalah plastik, kaca, marmer, karet, dan bahan pyroceramic.
Artinya, talenan plastik sebenarnya masih termasuk aman asalkan terbuat dari bahan high-density polyethylene (HDPE) atau polypropylene, dan digunakan dalam kondisi baik.
Permukaan nonpori seperti ini lebih mudah dibersihkan dan tidak mudah menyerap bakteri dibanding permukaan berpori.
Masalah pada talenan plastik
Meski aman secara teori, talenan plastik tidak bisa dipakai selamanya. Seiring waktu dan pemakaian, permukaannya akan muncul goresan dan alur dalam akibat aktivitas memotong, mencincang, atau mengiris.
Goresan tersebut bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, serta sulit dibersihkan secara menyeluruh.
Lebih parah lagi, ketika talenan sudah aus, partikel plastik kecil dapat terlepas dan tercampur ke dalam makanan. Kondisi ini bisa memperbesar risiko paparan mikroplastik jika talenan terus digunakan.
Tanda-tanda bahwa talenan plastik harus diganti antara lain:
- Permukaan terlihat kasar dan penuh goresan dalam.
- Ada serpihan kecil plastik yang tampak saat memotong bahan makanan.
Jika hal itu terjadi, sebaiknya segera buang talenan lama dan ganti dengan yang baru.
Alternatif selain talenan plastik
Jika Anda mulai ragu menggunakan plastik, ada beberapa alternatif lain yang lebih ramah dan tahan lama:
Talenan kayu
Talenan kayu dari bahan keras seperti maple atau bambu memiliki sifat antimikroba alami yang membantu menghambat pertumbuhan bakteri.
Ilustrasi talenan kayu.
Namun, perawatannya lebih rumit: perlu dikeringkan dengan benar dan sesekali dioles minyak mineral agar tidak retak.
Talenan karet
Pilihan ini populer di kalangan koki profesional karena kuat, tahan lama, dan lebih lembut terhadap pisau.
Beberapa jenis karet juga memiliki sifat antibakteri alami, meski harganya relatif lebih tinggi.
Talenan kaca atau marmer
Kedua bahan ini memang higienis dan mudah dibersihkan, tetapi terlalu keras untuk pisau dapur.
ilustrasi talenan kaca
Pemakaian jangka panjang bisa membuat pisau cepat tumpul. Karena itu, sebaiknya digunakan hanya untuk penyajian, seperti papan keju atau camilan.
Kesimpulan
Talenan plastik aman digunakan selama masih dalam kondisi baik dan bersih. Namun, begitu muncul banyak goresan atau serpihan kecil, segera ganti untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri dan mikroplastik.
Bagi yang ingin investasi jangka panjang, talenan kayu atau karet bisa menjadi pilihan terbaik. Keduanya lebih ramah terhadap pisau, tahan lama, dan jika dirawat dengan benar, bisa menjadi solusi aman dan efisien di dapur.
Singkatnya:
- Aman: Plastik, kayu, karet (dalam kondisi baik)
- Perlu perhatian: Talenan plastik aus atau tergores dalam
- Tidak direkomendasikan untuk memotong: Kaca dan marmer