Eks Karyawan Ashanty Gelapkan Uang Rp2 Miliar untuk Gaya Hidup hingga Perawatan Suntik DNA Salmon

Ashanty
Ashanty

 Perseteruan antara artis sekaligus pengusaha Ashanty dengan mantan karyawannya, Ayu Chairun Nurisa, memasuki babak baru yang mengejutkan publik. Setelah dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan penggelapan dana perusahaan senilai Rp2 miliar, kini terungkap rincian penggunaan fantastis dari dana tersebut. 

Pihak Ashanty mengklaim bahwa sebagian besar uang yang digelapkan dialokasikan untuk membiayai gaya hidup mewah pribadi, termasuk prosedur perawatan kecantikan berbiaya mahal yang tengah digandrungi kalangan sosialita.

Dugaan penggelapan dana ini telah menjadi sorotan media sejak Ayu Chairun Nurisa dilaporkan oleh pihak Ashanty. Namun, Ayu berbalik menuding istri Anang Hermansyah tersebut melakukan perampasan aset dan akses ilegal. 

Menanggapi tuduhan tersebut dan demi mengklarifikasi duduk perkara yang sebenarnya, perwakilan Ashanty menggelar jumpa pers. Dalam kesempatan tersebut, Aris Maulana, salah satu karyawan Ashanty, angkat bicara mengenai alokasi dana perusahaan yang dilarikan oleh Ayu.

"Wah, pengen tahu? Pengen tahu serius?" ujar Aris, mengutip tayangan YouTube, Minggu 5 Oktober 2025.

Aris Maulana kemudian mengonfirmasi bahwa dana sebesar Rp2 miliar itu memang telah dialihkan sepenuhnya untuk kepentingan pribadi mantan karyawannya. Salah satu alokasi terbesar dan paling mencolok, menurut Aris, adalah untuk membiayai perawatan kecantikan yang membutuhkan biaya signifikan.

Lebih lanjut, Aris Maulana membeberkan salah satu rincian penggunaan dana yang terdeteksi melalui pemeriksaan mutasi rekening. Prosedur perawatan yang dilakukan oleh Ayu disebut menelan biaya hingga puluhan juta rupiah. 

Prosedur tersebut adalah suntik DNA Salmon, sebuah perawatan estetika populer yang dikenal mahal.

"Salah satunya, pengakuan dia, kalau dari cek di mutasinya, ya, untuk perawatan," ucap Aris. 

"Ya, puluhan juta lah untuk suntik apa, DNA Salmon, salah satunya," tambahnya.

Perawatan DNA Salmon sendiri merupakan prosedur kosmetik premium yang bertujuan meremajakan kulit, mengatasi penuaan, dan membuat kulit tampak lebih cerah atau glowing. Biayanya yang fantastis menjadikan perawatan ini identik dengan gaya hidup mewah. 

Selain untuk perawatan spesifik tersebut, Aris Maulana menegaskan bahwa sisa dana lainnya juga habis untuk menunjang gaya hidup pribadi Ayu secara keseluruhan.

"Ya, pokoknya untuk kebutuhan-kebutuhan pribadi. Gitu," pungkas Aris.

Pengungkapan penggunaan dana hingga puluhan juta rupiah untuk perawatan DNA Salmon ini menjadi pemantik perhatian publik sekaligus babak baru dalam konflik berkepanjangan ini. 

Pihak Ashanty bersikukuh bahwa tindakan pelaporan dan penyitaan aset merupakan konsekuensi logis setelah Ayu terbukti menggelapkan dana perusahaan. Klaim ini secara keras membantah tudingan Ayu yang menyebut Ashanty melakukan perampasan aset secara paksa. Perkara ini kini diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk diusut tuntas.