Lebih dari Sekadar Festival, JakCloth Kini Jadi Simbol Ekspresi Lokal

Lebih dari Sekadar Festival, JakCloth Kini Jadi Simbol Ekspresi Lokal

Setelah lebih dari sepuluh tahun dikenal sebagai festival clothing dan lifestyle terbesar di Indonesia, JakCloth, kini tidak lagi sekadar ajang pameran brand dan musik, melainkan bertransformasi menjadi sebuah movement anak muda.

Kehadirannya kini menjadi wadah ekspresi generasi muda dalam berkarya, bergaya, berkomunitas, sekaligus simbol kebanggaan terhadap kearifan lokal.

Chairman JakCloth, Ucok Nasution menyebut perhelatan ini selalu menjadi titik temu anak muda kreatif.

“JakCloth selalu jadi tempat berkumpulnya generasi kreatif. Kami ingin lebih dari sekadar festival—kami ingin menjadi gerakan yang mendorong anak muda berani berekspresi, berkreasi, dan bangga dengan identitas lokal mereka,” ungkapnya.

Transformasi ini ditandai dengan peluncuran logo dan identitas baru yang melambangkan semangat kolaborasi, kebangkitan, serta apresiasi terhadap produk dan karya lokal.

Dalam fase barunya, JakCloth juga mendapat dukungan dari manajemen baru yang berpengalaman di bidang retail, branding, dan event, mendampingi Ucok Nasution untuk membawa JakCloth naik ke level berikutnya.

Sandy Permadi, Director JakCloth, menegaskan bahwa JakCloth Year End Sale 2025 akan menjadi momentum besar kebangkitan mereka. Acara ini digelar pada 24–28 Desember 2025 di Istora Senayan, Jakarta, dengan menghadirkan ratusan brand clothing anak muda dan puluhan musisi lintas genre.

Beberapa penampil yang telah dipastikan hadir antara lain Hall The Elders (Amerika Serikat), Sailing Before The Winds (Jepang), The Adams, Lomba Sihir, Last Child, Stand Here Alone, Barasuara, The Panturas, Oslo Ibrahim, hingga deretan band dan musisi lokal lainnya.

Penjualan tiket dibuka mulai 1 Oktober 2025 pukul 11.00 WIB. Tiket dibanderol Rp 50.000 sudah termasuk voucher belanja senilai Rp 25.000, menjadikannya bukan hanya festival musik dan fashion, tapi juga perayaan energi baru bagi generasi muda Indonesia. (far)