Rupiah Melemah Seiring Penolakan Purbaya Gelar Kembali Tax Amnesty
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp 16.752 per Kamis, 25 September 2025. Posisi rupiah itu tercatat melemah 72 poin, dari kurs sebelumnya di level Rp 16.680 pada perdagangan Rabu, 24 September 2025.
Sementara perdagangan di pasar spot pada Jumat, 26 September 2025 hingga pukul 09.04 WIB, rupiah ditransaksikan di level Rp 16.791 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 42 poin atau 0,25 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 16.749 per dollar AS.
Ilustrasi Uang Rupiah
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim mengatakan, Komisi XI DPR memasukkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengampunan Pajak dalam daftar Prolegnas 2026. Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan dua kali kebijakan tax amnesty, yaitu jilid 1 pada 2017 dan jilid 2 pada 2022.
Tax amnesty dilakukan untuk mendapatkan dana cash dari para pengemplang pajak, yang hampir semua di lakukan oleh kalangan atas/pengusaha kakap.
"Tujuannya untuk menambah dana cash negara dan tax amnnesty inipun di respon oleh pasar," ujar Ibrahim.
Namun, Menkeu Purbaya menegaskan saat ini tidak akan mendukung rencana penerapan kembali program pengampunan pajak atau tax amnesty. Ia khawatir jika tax amnesty kembali dijalankan, wajib pajak justru akan memanfaatkan celah tersebut.
Tax amnesty berpotensi merusak kredibilitas pemerintah dalam penegakan pajak. Pesan yang ditangkap dari pelaksanaan tax amnesty berulang-ulang bisa keliru. Wajib pajak akan berpikir praktik penghindaran pajak akan terus ditoleransi karena akan ada kesempatan baru untuk pemutihan kewajiban.
Pemerintah akan berfokus pada upaya memperkuat kepatuhan dan memperluas basis pajak melalui pertumbuhan ekonomi yang sehat. Dengan cara itu, penerimaan negara bisa meningkat tanpa harus memberi kelonggaran yang berulang-ulang.
"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 16.740 - Rp 16.810," ujarnya.