Anggaran Makan Minum Rp 66 Miliar Dikritik, Ini Kata Wali Kota Tangsel

wali kota tangsel, Leony, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, anggaran Pemkot Tangsel, Leony kritik anggaran Pemkot Tangsel, Anggaran Makan Minum Rp 66 Miliar Dikritik, Ini Kata Wali Kota Tangsel

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menanggapi sorotan publik terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2024.

Salah satu pos yang menjadi perbincangan adalah anggaran makan dan minum sebesar Rp 66 miliar.

Kritik ini mencuat seusai mantan penyanyi cilik Trio Kwek Kwek, Leony, mengunggah komentar pedas di media sosial.

Alokasi Anggaran Makan dan Minum Rp 66 Miliar

Menanggapi kritik publik, Benyamin menegaskan anggaran makan dan minum sebesar Rp 66 miliar tidak hanya diperuntukkan bagi internal pegawai pemerintah.

Dana tersebut, kata dia, tersebar di 37 perangkat daerah, termasuk sekolah, rumah sakit, dan puskesmas.

“Ini (anggaran makan dan minum) ada tersebar di 37 perangkat daerah, termasuk di dalamnya enam TK Negeri, kemudian 157 SD Negeri, 24 SMP Negeri, tiga RSUD, dan 35 puskesmas kita di Tangerang Selatan. Jadi ini makan minum secara keseluruhan,” tutur Benyamin dalam konferensi pers di Rumah Dinas Wali Kota Tangsel, Serpong, Selasa (23/9/2025).

Lebih jauh, Benyamin menyebut anggaran tersebut juga digunakan dalam berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari sosialisasi kesehatan, musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), hingga pelatihan pemberdayaan.

“Jadi kalau dikumpulin semuanya tercapailah Rp 66 miliar. Tapi yang harus dicatat juga bahwa pelaksanaannya atau makan minumnya ini dilaksanakan kepada UMKM yang terdekat, di kelurahan yang terdekat, di kelurahan,” tambahnya.

wali kota tangsel, Leony, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, anggaran Pemkot Tangsel, Leony kritik anggaran Pemkot Tangsel, Anggaran Makan Minum Rp 66 Miliar Dikritik, Ini Kata Wali Kota Tangsel

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie bersama dengan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan (kiri) dan Sekretaris Daerah, Bambang (kanan) saat konferensi pers terkait LKPD yang ramai di medsos usai diunggah mantan artis cilik, Leony.

Sorotan Anggaran Suvenir Rp 20,48 Miliar

Selain anggaran makan dan minum, Benyamin juga merespons sorotan terhadap belanja suvenir senilai Rp 20,48 miliar.

Ia menjelaskan, istilah cendera mata tidak selalu identik dengan hadiah, melainkan belanja penunjang kegiatan yang tersebar di 34 perangkat daerah.

“Jadi kalau dinas kerja mengadakan latihan jahit-jahit misalnya, ya kayaknya ya kalau memang dianggarkan untuk mesin jahitnya, ya kita kasih mesin jahitnya juga,” ujarnya.

Pemkot Tangsel Komitmen soal Keterbukaan Anggaran

Benyamin menegaskan Pemkot Tangsel berkomitmen untuk menjaga keterbukaan anggaran.

Ia menekankan bahwa seluruh dokumen LKPD dapat diakses masyarakat melalui situs resmi pemerintah kota.

Menurutnya, seluruh dokumen LKPD sudah dipublikasikan melalui laman resmi Pemkot Tangsel sejak 2019, sesuai aturan transparansi.

“LKPD itu memang diarahkan untuk di-upload di website pemerintah daerah setelah diperiksa oleh BPK. Uploading website itu sudah kami lakukan sejak 2019, berdasarkan aturan transparansi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, LKPD 2024 terdiri atas lebih dari 500 halaman yang memuat tujuh kelompok laporan, mulai dari laporan realisasi anggaran hingga neraca.

Namun, detail kegiatan setiap item anggaran berada dalam dokumen teknis lainnya.

“Kalau LKPD itu dijabarkan rinci, bisa lebih tebal lagi dua sampai tiga kali lipat. Karena rinciannya ada di dokumen lain,” kata dia.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul .

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.