Drone Ringkas DJI Mini 5 Pro Rilis dengan Sensor Kamera 1 Inci, Ini Harganya di Indonesia
Pabrikan kamera dan drone asal China, DJI resmi memperkenalkan produk terbarunya dari seri Mini, yaitu DJI Mini 5 Pro pekan ini. Ini merupakan penerus dari DJI Mini 4 Pro yang dirilis lebih dulu pada 2023 lalu.
Sebagai generasi teranyar, DJI Mini 5 Pro hadir dengan sensor kamera CMOS yang lebih besar dengan ukuran 1 inci (sebelumnya 1/1,3 inci) dan resolusi 50 MP (sebelumnya 48 MP).
Dengan ukuran sensor sekitar 15,19 x 11,11 mm dan dukungan 14 stop dynamic range (satuan kemampuan tangkap cahaya di sensor kamera), kamera drone ini diklaim mampu menghasilkan foto dan video lebih detai dan tajam, terutama di kondisi gelap.
DJI mengeklaim hasil foto dan video drone ini setara dengan kamera drone DJI di seri lainnya yang harganya lebih mahal, yaitu DJI Air 3S (harga 1.099 dollar AS atau setara Rp 18,1 juta).
Fitur utama DJI Mini 5 Pro sensor kamera 1 inci.
Sensor kamera baru ini mendukung mode perekaman 4K dengan frame rate 120 FPS untuk video gerak lambat (slow-motion), serta format video 10-bit D-Log M untuk kemudahan proses editing (post-processing) dan color grading.
Ada pula mode “48mm Med-Tele” yang menawarkan pembesaran digital (digital zoom) mirip seperti fitur kamera telefoto di drone DJI lini Air, serta Flexible Gimbal Rotation hingga 225 derajat untuk merekam video vertikal.
Baterai lebih awet
Selain sektor kamera, DJI Mini 5 Pro juga menawarkan peningkatan pada baterai. DJI mengeklaim waktu terbang standar perangkat ini mencapai 36 menit, dua menit lebih lama dibandingkan Mini 4 Pro.
Meski sedikit lebih awet, bobot perangkat ini tak bertambah alias tetap di bawah 250 gram, tepatnya 249 gram.
Jika menggunakan baterai ekstra, drone ini bisa kuat terbang hingga 52 menit, menjadikannya drone non-industri (consumer drones) DJI dengan durasi terbang terlama sejauh ini.
Drone DJI Mini 5 Pro.
Di samping baterainya yang awet, DJI Mini 5 Pro kini juga kini dilengkapi sistem penghindar rintangan segala arah (omnidirectional) yang didukung dengan sensor LiDAR yang ada di bagian depan perangkat.
Kehadiran sensor LiDAR memungkinkan drone kembali ke titik awal meski tak mendapatkan sinyal. Selain itu, sensor LiDAR juga bisa membuat drone ini mampu merekam rute penerbangan agar bisa lepas landas dan mendarat dengan aman.
Menyoal terbang, DJI turut meningkatkan kemampuan dan performa terbang DJI Mini 5 Pro.
Kini, perangkat tersebut bisa terbang secara vertikal (ascent) dengan kecepatan 10 meter per detik, dua kali lipat lebih cepat dari pendahulunya.
Kecepatan horizontal drone ini juga meningkat dari 36 mph (mil per jam) menjadi 42 mph. Jika dikonversikan ke km (kilometer), kecepatan 42 mph sama dengan 67 km per jam.
Fitur pendukung drone "ringkas" teranyar DJI ini mencakup media penyimpanan internal dengan kapasitas hingga 42 GB, meningkat jauh dari generasi sebelumnya yang mentok di 2 GB.
Ada pula dukungan konektivitas WiFi 6 dengan kecepatan hingga 100 MB/s untuk transfer data dari drone ke perangkat lain, serta ActiveTrack 360 untuk membuat kamera mengikuti obyek bergerak.
Harga DJI Mini 5 Pro di Indonesia
DJI Mini 5 Pro ketika dilipat.
Di pasar global, DJI Mini 5 Pro dijual dengan harga mulai dari 798 euro (sekitar Rp 15,5 juta), sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Kamis (18/9/2025).
Pantauan KompasTekno per Kamis pagi, drone ini tampaknya juga sudah mulai dijual di Indonesia dengan harga yang lebih murah dari pasar Eropa, yaitu Rp 12.170.000.
DJI juga menghadirkan paket bundling dengan baterai tambahan, remote control, dan aksesori lainnya di Indonesia. Detail harganya adalah sebagai berikut:
- DJI Mini 5 Pro: Rp 12.170.000
- DJI Mini 5 Pro Fly More Combo (RC2): Rp 17.090.000
- DJI Mini 5 Pro Fly More Combo DJI RC-N3: Rp 14.430.000
- DJI Mini 5 Pro Fly More Combo Plus (RC2): Rp 18.080.000