Afirmasi Positif Penting untuk Dapat Pasangan yang Lebih Baik, Ini Penjelasan Psikolog
Menanamkan afirmasi positif bisa dilakukan jika ingin mendapat pasangan yang lebih baik. Pernyataan positif atau keyakinan tentang pasangan yang diinginkan ini penting dilakukan.
Menurut Psikolog Keluarga Sukmadiarti Perangin-angin, M.Psi., Psikolog, afirmasi negatif justru bisa menimbulkan kecemasan, rasa takut, dan energi negatif yang memengaruhi hubungan.
Afirmasi positif untuk dapat pasangan yang lebih baik
Fokus pada kata positif, bukan larangan
Psikolog jelaskan bagaimana afirmasi positif bisa menenangkan hati, meningkatkan energi, dan menarik pasangan yang lebih baik serta harmonis.
Afirmasi yang menekankan pada apa yang tidak diinginkan sering membuat seseorang cemas. Misalnya, ucapan seperti, “Aku tidak mau pasangan yang selingkuh dan pelit” sebenarnya menekankan ketakutan dan kekhawatiran.
“Perasaan yang muncul akibat afirmasi itu akan cemas, takut sakit hati,” jelas Sukmadiarti saat diwawancarai Kompas.com belum lama ini.
Sebaliknya, menekankan pada kualitas yang diinginkan, seperti, “Aku ingin pasangan yang setia, mengayomi, dan bisa dipercaya”, akan memberikan perasaan tenang dan damai.
Kata-kata positif ini membantu memunculkan energi yang lebih menenangkan, bukan energi ketakutan atau curiga.
“Coba pemilihan katanya diubah, misalnya, ‘Ya Tuhan aku ingin pasangan yang setia, mengayomi, bisa dipercaya’. Kalimat tersebut lebih positif dan akan memberikan sensasi yang tenang dan damai,” tambahnya.
Energi positif memengaruhi diri dan pasangan
Psikolog jelaskan bagaimana afirmasi positif bisa menenangkan hati, meningkatkan energi, dan menarik pasangan yang lebih baik serta harmonis.
Lebih dari sekadar kata-kata, afirmasi positif memengaruhi energi yang terpancar dari diri sendiri.
Psikolog yang berpraktik di Semarang, Jawa Tengah, ini mengatakan, energi ini sangat berpengaruh pada interaksi dengan calon pasangan.
“Lewat sesi konseling, harapannya bisa menurunkan perasaan cemas dan takut. Kemudian bisa menaikkan energi positif yang suka cita,” kata Sukmadiarti.
Dengan energi positif yang terpancar, seseorang cenderung menarik pasangan yang lebih sehat dan menghindari pola hubungan yang berulang seperti pengalaman trauma masa lalu.
Energi positif juga membantu menciptakan komunikasi yang lebih nyaman, hubungan yang stabil, dan kasih sayang yang tulus.
“Energi ini mendorong pasangan yang lebih baik, bukan lagi mengikat energi negatif yang bisa menarik pasangan yang mirip dengan apa yang ditakutkan,” ucapnya.
Kenali kriteria pasangan dan terapkan afirmasi positif
Psikolog jelaskan bagaimana afirmasi positif bisa menenangkan hati, meningkatkan energi, dan menarik pasangan yang lebih baik serta harmonis.
Langkah penting berikutnya adalah memahami dan menetapkan kriteria pasangan yang diinginkan.
Dengan afirmasi positif, seseorang mulai menyelaraskan energi dalam dirinya sehingga pasangan yang mendekat pun merasakan perubahan tersebut.
“Ketika seseorang sudah merubah energi di dalam dirinya, paham kriteria pasangan yang diinginkan, otomatis pasangan yang mendekati kita juga akan merasakan perubahannya,” kata Sukmadiarti.
Hasilnya, pasangan menjadi lebih nyaman, lebih percaya, dan menampilkan kasih sayang yang tulus.
Lebih jauh, ia menegaskan, afirmasi positif membantu seseorang tidak hanya menarik pasangan yang lebih baik, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis dan penuh kasih.
“Bisa jadi mereka akan lebih nyaman, semakin percaya, dan penerimaannya lebih ke kasih sayang. Jadi mulai memperbaiki diri agar pasangannya juga sama baiknya,” pungkas dia.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.