Profil Ricky Hatton, Legenda Tinju Inggris yang Meninggal di Usia 46 Tahun
Ricky Hatton yang dijuluki "The Hitman" adalah salah satu petinju legendaris asal Inggris yang dikenal luas karena keberhasilannya meraih gelar juara dunia di dua kelas berat berbeda, yaitu kelas super ringan (super lightweight) dan kelas welter (welterweight).
Lahir di Manchester, Inggris, baik ayah maupun kakek Ricky Hatton merupakan pemain sepak bola yang memperkuat Rochdale.
Sejak kecil ia merupakan suporter Manchester City Tak heran apabila lagu yang kerap ia pakai untuk ring walk adalah lagu kebangsaan Man City, Blue Moon.
Hatton menjelma jadi sosok yang dicintai oleh penggemar tinju Inggris dan internasional berkat gaya bertarungnya yang agresif, kecepatan, dan semangat juangnya yang tinggi.
Puncak karier Hatton terjadi pada 2005 ketika ia secara dramatis mengalahkan Kostya Tszyu, legenda tinju asal Australia, di Manchester.
Dalam duel tersebut, Hatton tampil dominan dan memaksa Tszyu menyerah di ronde ke-11, sehingga merebut gelar juara dunia kelas welter junior IBF dan The Ring.
Kemenangan ini bukan hanya memberikan gelar dunia pertamanya, tetapi juga membuka jalan bagi kariernya di level internasional, terutama di Amerika Serikat.
Selama 15 tahun berkarier profesional, Hatton mengumpulkan rekor impresif dengan 45 kemenangan dan hanya 3 kekalahan, termasuk 32 kemenangan lewat KO.
Ia sempat mencatatkan rekor 43 pertandingan tak terkalahkan sebelum menghadapi dua petinju terbaik dunia pada eranya, Floyd Mayweather Jr. dan Manny Pacquiao.
Hatton mengalami kekalahan dari Mayweather pada 2007 dan kekalahan KO dari Pacquiao di ronde kedua pada 2009 di Las Vegas yang kemudian menandai titik balik kariernya.
Manny Pacquiao dari Filipina melancarkan pukulan ke wajah Ricky Hatton dari Inggris pada ronde pertama pertarungan gelar kelas welter junior mereka di MGM Grand Garden Arena, 2 Mei 2009, di Las Vegas, Nevada. Pacquiao mengalahkan Hatton dengan TKO di ronde kedua.
Kekalahan dari Pacquiao adalah yang pertama baginya di kelas welter ringan.
Pacquiao menghabisi Hatton lewat pukulan hook kiri keras yang membuat petinju asal Inggris itu pingsan sebelum jatuh ke kanvas.
Dampak Kekalahan bagi Kariernya
Kekalahan dari Pacquiao meninggalkan dampak besar dalam hidup Hatton.
Ia mengaku sempat mengalami depresi berat setelah pensiun dari tinju profesional dan bahkan pernah berpikir untuk mengakhiri hidupnya.
Hatton terbuka menceritakan perjuangannya melawan depresi dan kecanduan alkohol serta obat-obatan, yang membuatnya merasa tidak berguna dan mengecewakan banyak orang, termasuk diri sendiri.
"Saya mulai kehilangan kendali akibat kebiasaan alkohol saya, dan hal itu akhirnya berujung ke narkoba. Rasanya seperti kereta api yang lepas kendali," ujarnya kepada BBC pada 2016.
Berkat dukungan psikiater dan lingkungannya, ia berhasil bangkit dan kembali beraktivitas.
Hatton sempat kembali naik ring pada 2012 dengan kekalahan dari Vyacheslav Senchenko yang kemudian mengakhiri masa karier profesionalnya.
Sempat Berencana Naik Ring pada Desember 2025
Namun, Hatton mengejutkan dunia tinju dengan keputusan comeback pada usia 46 tahun dengan laga profesional melawan Eisa Al Dah, petinju profesional pertama dari Uni Emirat Arab, dalam pertarungan kelas menengah di Dubai pada Desember 2025.
Comeback ini disambut antusias oleh para penggemar, mengingat Hatton adalah ikon tinju Inggris yang mampu menggelar ribuan penggemar dalam setiap pertarungannya, termasuk pada duel legendaris melawan Mayweather di MGM Grand Las Vegas.
Tragis, Ricky Hatton, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Manchester, Inggris, pada Minggu (14/9/2025).
Greater Manchester Police (GMP) yang menyelidiki lokasi kejadian menemukan bahwa untuk saat ini tidak ditemukan tanda-tanda adanya motif mencurigakan dalam kematiannya.
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa kami telah menemukan jenazah di sebuah alamat di Bowlacre Road di Gee Cross pada pukul 06.45 pagi hari ini, Minggu, 14 September. Kematiannya tidak dianggap mencurigakan," ujar juru bicara GMP.
Penghargaan tertinggi atas prestasi dan kontribusinya di dunia tinju, Ricky Hatton dinobatkan masuk International Boxing Hall of Fame pada 2024.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.