Keisuke Honda Gabung Klub Singapura di Usia 39 Tahun, Bidik Rekor Baru
Keisuke Honda siap kembali ke lapangan di usia 39 tahun usai bergabung dengan klub Singapura, FC Jurong. Ia membidik rekor unik dalam kariernya.
Mantan bintang AC Milan dan Timnas Jepang itu kembali melanjutkan karier profesionalnya di Klub yang berlaga di Singapore Premier League.
FC Jurong mengumumkan bahwa Keisuke Honda akan memperkuat tim pada musim depan.
Kepindahan ini menjadi bagian dari ambisi pribadi Honda yang ingin mencatatkan rekor unik dalam kariernya.
Bidik Rekor Main di Banyak Liga
Dilansir dari The Japan Times, Honda menegaskan bahwa ambisinya bersama klub barunya tidak hanya sebatas tantangan pribadi, tetapi juga meraih prestasi bersama tim.
Ia ingin mencatat rekor sebagai pesepak bola yang mampu bikin gol di berbagai liga berbeda.
“Namun, tujuan utama saya bersama klub ini adalah memenangkan gelar liga,”
“Ada beberapa rival yang sangat kuat, jadi ini akan menjadi tantangan berat, tetapi saya bertekad untuk mencapainya,” ujar Honda.
Sebelum bergabung dengan FC Jurong, Honda terakhir kali bermain untuk klub Bhutan, Paro FC, pada musim 2024-2025. Ia tampil dalam dua pertandingan dan mencetak dua gol.
Sebelumnya, ia juga sempat memperkuat klub Lituania, FK Suduva, pada 2021, serta berkarier di berbagai negara seperti Jepang, Belanda, Rusia, Italia, Meksiko, Australia, Brasil, dan Azerbaijan.
Gelandang AC Milan, Keisuke Honda, tampil dalam laga Serie A kontra Sassuolo, di Stadion Mapei, 6 Maret 2016.
Di level internasional, Honda mencatatkan 98 penampilan dan 38 gol bersama Timnas Jepang, serta tampil dan mencetak gol dalam tiga edisi Piala Dunia, sebelum pensiun pada 2018.
Lebih dari Sekadar Transfer
Di luar lapangan, Honda dikenal sebagai figur multitalenta, Ia menjalankan bisnis modal ventura, memiliki klub sepak bola di Jepang, serta pernah menjabat sebagai pelatih Timnas Kamboja pada periode 2018 hingga 2023.
Ketua FC Jurong, Daisuke Korenaga, menyebut kehadiran Honda sebagai langkah besar bagi klub.
“Untuk membangun sebuah kastil yang megah, Anda membutuhkan batu penjuru yang kokoh, ke dalam batu penjuru itu, kami menuangkan pengalaman, visi, dan semangat kelas dunia,” kata Korenaga.
Ketua klub juga menilai kehadiran Honda sebagai fondasi penting bagi proyek jangka panjang tim.
“Bersama Keisuke Honda, kami bertekad untuk membangun warisan yang akan membawa klub ini melangkah maju selama 100 tahun ke depan,” tutupnya
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang