Kepala BGN: 7.477 SPPG Sudah Beroperasi, Tak Dibangun Pakai APBN

Kepala BGN Dadan Hindayana
Kepala BGN Dadan Hindayana

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengatakan 7.477 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dibangun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ribuan SPPG tersebut kata Dadan dibangun sepenuhnya oleh mitra dan tidak menggunakan APBN.

Hal itu ia sampaikan usai menghadiri rapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 8 September 2025.

“Saya melaporkan kemajuan terkait dengan pelaksanaan MBG yang hari ini sudah ada 7.477 SPPG dan seluruh SPPG operasional itu merupakan bangunan yang dibangun oleh mitra, tidak ada satupun yang dibangun oleh APBN,” kata Dadan kepada wartawan.

Dadan menjelaskan, pihaknya telah menetapkan pagu anggaran Tahun Anggaran (TA) 2026 sebesar Rp268 triliun, untuk MBG bagi anak sekolah serta kelompok rentan.

Dadan menjelaskan, terdapat tambahan anggaran sebesar Rp50,13 triliun yang akan diarahkan pada beberapa sektor penting.

“Tambahan anggaran ini diprioritaskan untuk peningkatan cakupan MBG, digitalisasi, promosi edukasi dan pemberdayaan masyarakat, pengawasan, serta penguatan tata kelola,” tuturnya.

Lebih lanjut, distribusi anggaran BGN 2026 menunjukkan komitmen memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan. 

Sebesar 87,47 persen dari total anggaran dialokasikan untuk anak sekolah, sedangkan 9,67 persen ditujukan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Dadan menekankan, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada ketersediaan anggaran, tetapi juga dukungan lintas lembaga. 

“Sinergi dengan Komisi IX DPR RI sangat krusial untuk memastikan implementasi program berjalan efektif dan keberlanjutan pendanaan dapat terjamin,” ujarnya.