Top 5+ Rudal Hipersonik Paling Mematikan Milik Iran, Jadi Sorotan Usai Serangan ke Israel
Iran kini menjadi salah satu negara yang menempati posisi penting dalam perkembangan teknologi rudal hipersonik dunia setelah kemampuan militernya kembali menjadi sorotan menyusul peluncuran rudal berkecepatan tinggi ke wilayah Israel dan sejulah fasilitas militer Amerika Serikat di negara-negara teluk.
Serangan tersebut merupakan balasan usai Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan udara terkoordinasi ke sejumlah target strategis di Iran pada Sabtu 28 Februari 2026 kemarin.
Rudal yang diluncurkan Iran menunjukkan kemajuan teknologi persenjataan strategis yang dikembangkan secara mandiri, terutama dalam sistem rudal berkecepatan ekstrem yang sulit diadang pertahanan udara modern.
Kemajuan teknologi rudal Iran ditandai dengan kemampuan kecepatan tinggi, manuver kompleks, serta tingkat akurasi yang meningkat. Kombinasi tersebut membuat rudal hipersonik maupun balistik modern menjadi elemen penting dalam strategi pertahanan sekaligus daya gentar militer negara tersebut di kawasan.
Berikut lima rudal hipersonik dan rudal balistik utama milik Iran yang banyak menjadi perhatian pengamat pertahanan dunia:
1. Fattah 1
Fattah-1 merupakan rudal balistik hipersonik jarak menengah pertama yang dikembangkan sepenuhnya oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Rudal ini mampu melaju hingga Mach 15 atau sekitar 17.900 kilometer per jam dengan jangkauan mencapai 1.400 kilometer.
Rudal berbahan bakar padat satu tahap ini membawa hulu ledak seberat 200 kilogram dan menggunakan teknologi hypersonic glide vehicle (HGV) yang memungkinkan perubahan arah secara ekstrem pada fase akhir penerbangan, sehingga sulit dilacak maupun dicegat sistem pertahanan udara.
2. Fattah 2
Rudal Fattah 2
Fattah-2 merupakan pengembangan lanjutan dari Fattah-1 yang mulai diperkenalkan kepada publik sejak 2023. Meski detail teknisnya belum sepenuhnya diungkap, rudal ini diyakini mengalami peningkatan pada aspek kecepatan, jarak tempuh, serta kemampuan manuver.
Menurut laporan Iranwatch, Fattah-2 menunjukkan kemajuan signifikan Iran dalam produksi sistem persenjataan canggih tanpa ketergantungan teknologi luar negeri, termasuk peningkatan sistem pemandu untuk presisi serangan.
3. Kheibar Shekan
Rudal Kheibar Shekan Iran
Kheibar Shekan atau “Penakluk Kheibar” merupakan rudal balistik jarak menengah yang menjadi fondasi pengembangan teknologi rudal generasi berikutnya di Iran. Meski belum sepenuhnya diklasifikasikan sebagai rudal hipersonik, sistem ini memiliki kecepatan tinggi dan kemampuan manuver yang baik.
Rudal ini dapat membawa berbagai jenis hulu ledak dan menjadi basis teknologi bagi pengembangan rudal hipersonik seperti Fattah-1 dan Fattah-2.
4. Khorramshahr
Rudal Khorramshahr Iran
Khorramshahr termasuk rudal balistik generasi baru Iran dengan jangkauan hingga 2.000 kilometer. Rudal ini dirancang untuk membawa hulu ledak berdaya ledak tinggi dan telah mengalami modifikasi guna meningkatkan kecepatannya mendekati kategori hipersonik.
Perannya difokuskan sebagai senjata strategis jarak jauh yang mampu menjangkau target penting di kawasan regional yang lebih luas.
5. Rahbar
Rahbar merupakan rudal hipersonik yang masih berada dalam tahap pengembangan oleh lembaga riset militer Iran. Meski data teknisnya terbatas, rudal ini diperkirakan mampu melesat lebih cepat dari Mach 10 dengan jangkauan lebih dari 1.500 kilometer.
Keberadaan proyek Rahbar disebut-sebut akan semakin memperkuat posisi Iran dalam persaingan global teknologi rudal hipersonik.
Perkembangan berbagai sistem rudal tersebut menandai meningkatnya kompetisi teknologi persenjataan strategis di kawasan Timur Tengah. Kemampuan rudal hipersonik yang sulit dicegat kini menjadi faktor penting dalam dinamika keamanan regional maupun global.