Apa Itu Rudal Balistik? Berikut Pengertian dan Jenis-jenisnya

Rudal balistik, Apa Itu Rudal Balistik? Berikut Pengertian dan Jenis-jenisnya

Rudal balistik adalah sistem senjata strategis berpemandu roket yang mengikuti lintasan balistik dalam mengirimkan muatan dari lokasi peluncuran ke target yang telah ditentukan.

Rudal balistik dapat membawa bahan peledak konvensional serta amunisi kimia, biologi, atau nuklir, yang diluncurkan dari darat, pesawat, kapal laut, atau kapal selam.

Dilansir laman Britannica, rudal balistik strategis dapat dibagi menjadi dua kategori menurut mode pangkalannya: rudal yang diluncurkan dari darat dan rudal yang diluncurkan dari laut (dari kapal selam).

Rudal-rudal tersebut juga dapat dibagi menurut jangkauannya, menjadi rudal balistik jarak menengah (IRBM) dengan jangkauan sekitar 600 hingga 3.500 mil.

Kemudian ada rudal balistik antarbenua (ICBM) yang memiliki jarak jangkauan lebih dari 3.500 mil.

Rudal strategis modern berbasis darat hampir seluruhnya mempunyai jangkauan ICBM, sedangkan semua rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) kecuali yang paling modern mempunyai jangkauan menengah.

Jenis-jenis rudal balistik

Rudal balistik meluncur dengan ditenagai oleh roket, kemudian mengikuti lintasan jatuh bebas tanpa tenaga menuju sasarannya.

Senjata ini diklasifikasikan berdasarkan jarak maksimum yang dapat ditempuh, yang merupakan fungsi dari seberapa kuat mesin (roket) rudal dan berat muatan rudal.

Dikutip dari laman Arms Control Association, ada empat klasifikasi umum rudal balistik:

  • Rudal balistik jarak pendek, menempuh jarak kurang dari 1.000 kilometer
  • Rudal balistik jarak sedang, menempuh jarak antara 1.000–3.000 kilometer
  • Rudal balistik jarak menengah, menempuh jarak antara 3.000–5.500 kilometer
  • Rudal balistik antarbenua (ICBM), menempuh jarak lebih dari 5.500 kilometer.

Rudal balistik jarak pendek dan menengah disebut sebagai rudal balistik teater, sedangkan ICBM atau rudal balistik jarak jauh disebut sebagai rudal balistik strategis.

Rudal balistik juga sering kali diklasifikasikan berdasarkan jenis bahan bakarnya: propelan cair atau padat.

Rudal dengan bahan bakar padat memerlukan lebih sedikit waktu perawatan dan persiapan dibandingkan rudal dengan bahan bakar cair.

Hal tersebut dikarenakan bahan bakar padat memiliki bahan bakar dan oksidator bersama-sama, sedangkan rudal berbahan bakar cair harus memisahkan keduanya hingga sebelum diluncurkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang