Hizbullah Bombardir 3 Pangkalan Militer Israel Pakai Drone Kamikaze

VIVA Militer: Drone Hizbullah
VIVA Militer: Drone Hizbullah

 Kelompok Hizbullah Lebanon menyatakan telah menargetkan tiga pangkalan militer di Israel utara dan Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki Israel dengan roket dan drone.

Menurut tiga pernyataan terpisah Hizbullah, serangan tersebut merupakan respons atas apa yang mereka sebut sebagai agresi Tel Aviv terhadap Lebanon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA Militer: Gudang rudal Hizbullah dibom militer Israel

Hizbullah mengatakan serangan mereka “terbatas pada sasaran militer”. Mereka juga menyampaikan telah meluncurkan serangkaian drone kamikaze ke lokasi radar dan ruang kendali di Pangkalan Udara Ramat David Airbase di Israel utara.

Kelompok itu juga telah menargetkan Pangkalan Meron, yang digunakan untuk pengawasan dan pengelolaan operasi udara di Israel utara, dengan kawanan drone kamikaze.

Disebutkan pula bahwa serangan tersebut merusak salah satu radar pangkalan dan sebuah gedung komando.

Dalam operasi ketiga, Hizbullah mengatakan telah meluncurkan “rentetan roket besar-besaran” ke Pangkalan Nafah, markas Divisi Bashan ke-210, di Dataran Tinggi Golan.

Sementara itu, militer Israel belum memberikan komentar langsung terkait laporan serangan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Sebelumnya, serangan udara Israel menargetkan pinggiran selatan Beirut dan menyebabkan kerusakan luas, kata para saksi.

Koresponden itu juga melaporkan adanya pengungsian dari pinggiran selatan Beirut dan sejumlah wilayah di Lebanon selatan menuju Beirut tengah dan Gunung Lebanon setelah serangkaian serangan udara besar. yang hebat.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam, Senin, mengatakan bahwa peluncuran roket dari Lebanon selatan merupakan “tindakan yang tidak bertanggung jawab dan mencurigakan” yang membahayakan keamanan negara serta memberi Israel alasan untuk melanjutkan serangan.

Serangan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah pemukiman penduduk Iran

Serangan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah pemukiman penduduk Iran

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salam mengatakan siapa pun yang berada di balik peluncuran tersebut telah mengancam keselamatan dan stabilitas Lebanon, seraya menegaskan bahwa Lebanon “tidak akan membiarkan negara ini terseret ke dalam petualangan baru.”

Ia menambahkan bahwa pihak berwenang akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab dan melindungi rakyat Lebanon. (Ant)