Rudal Iran Paksa Sidang Parlemen Israel Dihentikan, Anggota Knesset Dievakuasi ke Bunker

VIVA Militer: Rudal balistik Qasim Basir militer Iran
VIVA Militer: Rudal balistik Qasim Basir militer Iran

 Sidang pleno parlemen Israel terpaksa dihentikan mendadak setelah sirene peringatan serangan rudal berbunyi di berbagai wilayah negara itu. Para anggota Knesset bergegas meninggalkan ruang sidang dan menuju bunker perlindungan saat informasi peluncuran rudal dari Iran diterima.

Menurut laporan media Israel pada Minggu, sidang yang tengah membahas anggaran negara itu langsung terhenti. Siaran langsung dari televisi parlemen juga terputus ketika alarm peringatan berbunyi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sirene terdengar di banyak wilayah, termasuk Yerusalem Barat, menyusul serangan rudal balasan yang diluncurkan Iran sebagai bagian dari eskalasi konflik yang berlangsung. Militer Israel menyatakan sistem pertahanan udara segera diaktifkan untuk mencegat proyektil yang masuk.

Di wilayah selatan, khususnya Gurun Negev dan kota Beersheba, sirene kembali berbunyi. Dilaporkan sejumlah pecahan rudal jatuh di beberapa titik.

Media setempat juga melaporkan kebakaran di kawasan industri Neot Hovav dekat Beersheba, meski belum ada konfirmasi resmi apakah kebakaran tersebut akibat hantaman langsung rudal.

Layanan darurat Israel menyatakan tidak ada korban jiwa. Namun, sebuah rudal yang jatuh di area terbuka di Beersheba menyebabkan 11 orang mengalami luka ringan akibat pecahan material.

Selain Yerusalem Barat, sirene juga terdengar di Yerusalem Timur, Tepi Barat, serta kota-kota di Israel bagian tengah dan utara seperti Ashdod, Ramle, Haifa, dan wilayah Galilea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Militer Israel juga menyebut adanya serangan simultan dari Iran dan Hizbullah di Lebanon, meskipun sebagian besar rudal disebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara.

Warga di wilayah terdampak diminta tetap berada di tempat perlindungan hingga ada pemberitahuan lanjutan dari otoritas setempat. (Anadolu)