Raheem Sterling Ditangkap Usai Kecelakaan, Dicurigai dalam Pengaruh Narkoba
Mantan pemain Timnas Inggris, Raheem Sterling ditangkap oleh kepolisian usai mengalami kecelakaan tunggal pada Kamis waktu setempat.
Kepolisian Hampshire memberi pernyataan bahwa kejadian itu terjadi pukul 9 pagi saat sebuah Lamborghini menabrak pembatas jalan.
"Tepat sebelum pukul 9 pagi pada hari Kamis, kami menerima laporan bahwa sebuah Lamborghini bertabrakan dengan pembatas jalan di M3 arah selatan, dekat persimpangan Minley," tulis pernyataan kepolisian dikutip dari Sky Sports.
Insiden tersebut tidak melibatkan pengendara lain atau korban. Saat itu, hanya Sterling yang berada di lokasi.
"Tidak ada kendaraan lain yang terlibat, dan tidak ada laporan cedera," sambungnya.
Dicurigai Memakai Narkoba
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini membuat Sterling ditangkap kepolisian karena dugaan dalam pengaruh narkoba.
Sterling mengendara secara berbahaya dan memiliki narkoba meski ia menolak memberi sampel.
"Pengemudi, seorang pria berusia 31 tahun dari Berkshire, telah ditangkap karena dicurigai mengemudikan kendaraan dalam keadaan tidak layak karena pengaruh narkoba, mengemudi secara berbahaya, memiliki narkoba Kelas C, dan menolak memberikan sampel," tambahnya.
Penyerang Arsenal, Raheem Sterling, merayakan gol keempat tim dalam laga putaran ketiga Piala Liga Inggris antara Arsenal dan Bolton Wanderers di Stadion Emirates, di London pada 25 September 2024.
Narkoba kelas C meliputi obat penenang seperti valium, ditambah steroid, gas tertawa, dan GHB.
Sterling untuk sementara dibebaskan dengan jaminan sementara sembari penyelidikan dilakukan.
"Dia telah dibebaskan dengan jaminan sementara penyelidikan kami berlanjut."
Sebuah sumber yang dekat dengan Sterling menekankan bahwa penangkapannya "berdasarkan kecurigaan".
Terlempar ke Feyenoord
Karier Raheem Sterling kini terdampar di Eredivisie bersama Feyenoord setelah bergabung pada awal tahun ini.
Pemain didikan Liverpool tersebut memiliki karier yang gemilang selama memperkuat Manchester City pada periode 2015-2022 lalu.
Kariernya justru menurun saat hengkang ke Chelsea dan sempat dipinjamkan ke Arsenal pada 2024-2025.
Selain itu, pemain berusia 31 tahun itu juga sudah cukup lama tidak bermain untuk Timnas Inggris setelah terakhir pada 2022 lalu.
Laporan dari The Sun yang dikutip dari Sportsjoe menyebut jika Sterling tengah mengalami kesulitan akhir-akhir ini.
Kontrak Sterling juga akan berakhir pada 30 Juni mendatang. Belum ada kepastian terkait masa depannya bersama Feyenoord.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang