Pengakuan Mengejutkan Bos Ajax Usai Rekrut Maarten Paes

Maarten Paes resmi ke Ajax
Maarten Paes resmi ke Ajax

 Ajax Amsterdam resmi mengamankan jasa Maarten Paes. Perekrutan kiper Timnas Indonesia itu langsung disambut pujian tinggi dari Direktur Sepak Bola Ajax, Marijn Beuker, yang menilai Paes sebagai jawaban ideal atas kebutuhan klub di sektor penjaga gawang.

Beuker menegaskan, Ajax bergerak cepat di bursa transfer begitu muncul dinamika di posisi kiper, khususnya setelah adanya ketertarikan konkret klub lain terhadap kiper senior mereka, Remko Pasveer. Bahkan, blak-blakan pihaknya sudah memantau Paes sejak beberapa musim sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami langsung bertindak. Kami telah memantau Maarten selama beberapa musim dan sangat senang akhirnya bisa membawanya ke Ajax,” ujar Beuker dalam pernyataan resmi klub.

Menurut Beuker, Ajax memang tengah mencari sosok penjaga gawang yang tak hanya kaya pengalaman, tetapi juga mampu tampil konsisten dalam tekanan tinggi—kriteria yang dinilai melekat kuat pada Paes.

“Fokus kami adalah penjaga gawang berpengalaman dan konsisten. Maarten lebih dari sekadar memenuhi kriteria tersebut,” lanjutnya.

Tak berhenti di situ, Beuker juga menggarisbawahi sisi non-teknis Paes. Etos kerja, karakter, dan mentalitas sang kiper disebut selaras dengan filosofi permainan Ajax.

“Dia pekerja keras, pemain tim, dan memiliki mentalitas olahraga di level tertinggi. Karakter seperti ini sangat cocok dengan tipe penjaga gawang yang kami cari,” tambah Beuker.

Ajax kemudian mengumumkan secara resmi perekrutan Paes setelah mencapai kesepakatan dengan FC Dallas. Kiper berusia 29 tahun itu menandatangani kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2029, meski sebelumnya masih terikat kontrak dengan klub Major League Soccer tersebut hingga akhir tahun.

Rekam jejak Paes bersama FC Dallas terbilang solid. Sejak bergabung pada 2022, ia menjadi pilihan utama di bawah mistar dengan catatan 114 penampilan di MLS, mencetak 23 clean sheet, dan kebobolan 158 gol.

Di level internasional, Paes juga mulai memantapkan posisinya bersama Timnas Indonesia. Dari 10 penampilan, ia mencatatkan tiga clean sheet dengan total 18 kali kebobolan.

Dengan pengalaman dan statistik tersebut, peluang Paes untuk langsung bersaing menjadi kiper utama Ajax terbuka lebar, terlebih setelah kepergian Remko Pasveer. Namun, Paes tetap harus beradu kualitas dengan Vitezslav Jaros untuk memperebutkan status nomor satu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Paes sendiri, kepindahan ini sekaligus menandai momen pulang kampung. Ia bukan nama asing di Eredivisie, setelah sebelumnya sempat memperkuat NEC Nijmegen dan FC Utrecht sebelum hijrah ke Amerika Serikat.

Kini, setelah membuktikan diri di MLS, Maarten Paes siap membuka lembaran baru bersama Ajax—dengan kepercayaan penuh dari manajemen dan ekspektasi besar dari publik Amsterdam.