Pengakuan Mengejutkan Sarwendah soal Masa Lalu: Dulu Gak Bisa Bedain Cong atau Laki
Belakangan ini, nama Sarwendah kembali ramai menjadi bahan perbincangan publik. Bukan karena aktivitas bisnis atau kariernya di dunia hiburan, melainkan lantaran sejumlah pernyataan yang diungkapkannya saat melakukan siaran langsung di media sosial.
Dalam tayangan live tersebut, mantan personel Cherrybelle itu melontarkan beberapa kalimat yang langsung memancing perhatian netizen. Salah satu yang paling banyak dibahas adalah pengakuannya mengenai pengalaman tidak bisa membedakan mana lelaki tulen dan yang tidak.
Sarwendah mengatakan bahwa dirinya kini memiliki pandangan berbeda dibandingkan masa lalu. Ia mengaku pernah kesulitan memahami karakter seseorang dan baru menyadarinya setelah melalui berbagai pengalaman hidup. Ia juga tak ingin lagi berharap kepada laki-laki dan menyinggung sebutan “cong” yang disinyalir kuat ditujukan untuk mantan suaminya.
“Nggak lah ngapain ngarepin laki-laki, apalagi cong,” kata Sarwendah yang dikutip dari Instagram @hiburanlayarsentuh pada Jumat, 5 Juni 2026.
Dulu, ia mengaku merasa tertipu karena tidak bisa membedakan mana laki-laki tulen dan mana yang tidak. Namun, kini dirinya menyebut bahwa sudah bisa membedakan hal itu.
“Emang lu nggak tau apa nggak bisa bedain, gue juga dulu nggak bisa bedain sih cong atau laki. Tapi sekarang aku udah bisa bedain antara cong sama laki. Aku dulu ditipu,” katanya lagi dengan nada sindiran.
Ia sebelumnya juga sempat diduga menyindir Ruben soal nafkah sebesar Rp200 juta. Sarwendah menyebut dirinya tak butuh uang tersebut sambil mengeluarkan kata kasar setelahnya.
“Tjihh gue juga nggak butuh duit lu an**ng, sorry sorry,” ucap Sarwendah.
Ia menegaskan bahwa dirinya mampu memperoleh penghasilan sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain.
“Nggak butuh duit Rp200 juta, 200 itu cuma berapa kali live sih oh my god. Boleh sombong nggak sih sekali-kali. Rp200 juta apa sih 200 itu,” ucapnya menyombongkan diri.
Ucapan tersebut memicu beragam spekulasi di kalangan netizen. Banyak yang mencoba menafsirkan maksud sebenarnya dari pernyataan Sarwendah, sementara sebagian lainnya menilai kalimat tersebut terlalu sensitif untuk disampaikan di ruang publik.
Tak butuh waktu lama, cuplikan video live itu langsung menyebar luas dan menuai berbagai komentar.
“Hmmm kalaupun kesal jangan depan kamera napa? kelihatan banget muka judess nya mba.”
“Lah ini sifat aslinya? Bukannya dlu aurtanya kalm.”
“Enteng bgt ngeluarin kata2 itu ..terbiasa yah?bener dong kata onyo....”
“Boikot live nya gais, sebel banget dengarnyaa.”