Festival Sepakbola Rakyat Resmi Bergulir di Labuan Bajo, Evan Dimas Jadi Magnet Pemain Muda
Festival Sepak Bola Rakyat yang digagas Garuda Gemah Nusantara (GGN) bersama Coca Cola resmi bergulir di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Pembukaan kegiatan ini berlangsung di Stadion Ora Flobamora, Sabtu pagi WIB, 13 Desember 2025.
Agenda tersebut terasa istimewa dengan kehadiran mantan kapten Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono. Sosok yang pernah membawa Timnas U-19 Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 2013 itu langsung menyedot perhatian dan antusiasme para pesepak bola muda di Labuan Bajo dan wilayah sekitarnya.
Selain Evan Dimas, sejumlah tokoh sepak bola nasional dan daerah turut hadir dalam pembukaan acara. Di antaranya Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha Destria, Ketua PSSI Provinsi Nusa Tenggara Timur Chris Mboeik, Communication Lead Coca Cola Indonesia Fauziah Syafarina Nasution, serta Project Manager Garuda Gemah Nusantara Antonius Anadri.
Kegiatan diawali dengan coaching clinic yang dipandu langsung oleh Evan Dimas dan diikuti sekitar 150 pemain muda. Setelah itu, digelar mini turnamen yang melibatkan empat tim dengan total sekitar 100 pemain. Turnamen ini berlangsung hingga Minggu, 14 Desember 2025, sekaligus menjadi ajang pemantauan bakat pesepak bola usia muda.
Tak hanya di lapangan, Evan Dimas juga terlibat dalam kegiatan siniar bertajuk Nobar (Ngobrol Bola Ramean) bersama Coca Cola yang rencananya akan tayang di kanal YouTube Cuwitan62.
Evan Dimas menyambut positif penyelenggaraan Festival Sepak Bola Rakyat, terlebih karena menjangkau daerah-daerah yang jarang tersentuh pembinaan.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus karena kadang bibit-bibit di desa tidak tersorot atau tidak terlihat. Dengan adanya festival seperti ini, mereka bisa terlihat,” ujar Evan Dimas.
Mantan pemain Persija Jakarta itu berharap ajang serupa bisa melahirkan talenta-talenta yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga kuat dari sisi karakter dan mental.
“Sepak bola bukan hanya soal teknik dan skill. Ada unsur karakter, mental, kearifan, keindahan, dan kerukunan yang harus dibangun,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria. Ia menilai Festival Sepak Bola Rakyat dapat menjadi pemantik semangat pembinaan usia muda di daerah.
“PSSI sangat mengapresiasi kegiatan ini. Diharapkan bisa membangkitkan motivasi pemain muda di daerah dan mendorong lahirnya kembali bibit-bibit berkualitas untuk Timnas Indonesia,” ucap Ratu Tisha.
Sementara itu, Communication Lead Coca Cola Indonesia, Fauziah Syafarina Nasution, menuturkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Coca Cola yang memandang sepak bola sebagai olahraga pemersatu. Apalagi, Coca Cola juga menjadi sponsor resmi Piala Dunia FIFA 2026.
Ia mengungkapkan, Indonesia akan menjadi salah satu negara yang disinggahi tur trofi Piala Dunia FIFA 2026.
“Indonesia menjadi salah satu dari tiga negara ASEAN selain Malaysia dan Thailand yang akan dikunjungi trofi Piala Dunia. Kegiatannya dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 22 Januari 2026. Ini tentu menjadi kebanggaan karena FIFA sangat selektif dalam menentukan negara tujuan,” jelasnya.
Di sisi lain, Project Manager GGN, Antonius Anadri, menegaskan bahwa Festival Sepak Bola Rakyat merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun sepak bola akar rumput Indonesia.
“Prioritas kami adalah membangun fondasi pembinaan yang terstruktur, mulai dari akses latihan yang merata, pendampingan yang tepat, hingga menciptakan lingkungan yang aman dan suportif bagi pemain muda,” ujarnya.
Festival Sepak Bola Rakyat sendiri rencananya akan digelar di empat kota. Setelah Labuan Bajo, agenda serupa juga akan berlangsung di Palu, Jakarta, dan Makassar.