Top 34+ Tahun Beroperasi, Maskapai Penerbangan di AS Ini Bangkrut karena Avtur Mahal
Maskapai penerbangan asal Amerika Serikat (AS), Spirit Airlines, resmi menyetop seluruh penerbangan pada Sabtu (2/5/2026) usai 34 tahun beroperasi.
"Selama lebih dari 30 tahun, Spirit Airlines telah berperan sebagai pelopor dalam membuat perjalanan lebih mudah diakses dan membuat perjalanan lebih mudah diakses, sembari mendorong keterjangkauan di industri," kata CEO Spirit Dave Davis dalam keterangan resmi, dikutip pada Minggu (3/5/2026).
Penerbangan terakhir Spirit Airlines berangkat dari Bandara Metropolitan Detroit Michigan dan mendarat di Bandara Internasional Dallas Fort Worth.
Maskapai penerbangan berbiaya rendah ini dulunya mengoperasikan ratusan penerbangan harian, seperti dilansir AP News.
Penyebab Spirit Airlines setop beroperasi
Berikut ini adalah penyebab Spirit Airlines berhenti beroperasi setelah 34 tahun:
Kenaikan harga avtur jadi pemicu
Spirit Airlines telah merugi sejak pandemi Covid-19 dan mengajukan kebangkrutan sebanyak dua kali, yang terakhir pada Agustus 2025.
Dikutip dari CNN, perusahaan tersebut sempat mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan para kreditornya pada Februari 2026 untuk keluar dari kebangkrutan terbarunya dengan utang lebih sedikit, serta kemampuan untuk terus beroperasi.
Namun tiga hari kemudian, perang Iran-AS dimulai dan menyebabkan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia dan harga bahan bakar pesawat (avtur) melonjak.
"Sayangnya, terlepas dari upaya perusahaan, peningkatan harga minyak yang signifikan baru-baru ini dan tekanan lain pada bisnis telah berdampak signifikan pada prospek keuangan Spirit," demikian keterangan Spirit Airlines.
"Karena tidak ada pendanaan tambahan yang tersedia untuk perusahaan, Spirit tidak punya pilihan selain memulai penghentian operasi ini," sambung pernyataan tersebut.
Dampak: Pemutusan hubungan kerja
Keputusan Spirit Airlines untuk berhenti beroperasi menyebabkan 17.000 orang kehilangan pekerjaan, termasuk 14.000 karyawan Spirit dan ribuan kontraktor.
Ilustrasi pesawat maskapai Spirit Airlines [Wikimedia/Tomás Del Coro].
Para karyawan baru mengetahui bahwa mereka kehilangan pekerjaan pada malam hari sebelum Spirit Airlines mengumumkan kebangkrutannya.
Demikian juga para penumpang yang seharusnya dijadwalkan berangkat terbang pada Sabtu (2/5/2026), berakhir batal dan tidak mendapatkan kompensasi apa pun.
Penumpang yang memegang tiket pesawat Spirit Airlines harus bergegas mencari pengaturan perjalanan lain, tanpa bantuan pihak maskapai tersebut.
Beberapa maskapai penerbangan, seperti United Airlines, Delta Air Lines, JetBlue Airways, dan Southwest Airlines memberlakukan batasan harga tiket untuk penumpang Spirit Airlines, dengan harga yang diperkirakan sekitar 200 dolar AS (Rp 3,4 jutaan) sekali jalan.
Demikian keterangan Menteri Transportasi AS Sean Duffy, seperti dikutip CNN.
Duffy mengatakan bahwa para pelanggan harus memberikan nomor konfirmasi Spirit dan bukti pembayaran untuk mengakses tarif tersebut.
Namun demikian, mereka tetap memberikan pengembalian dana (refund) secara otomatis kepada penumpang yang membeli tiket pesawat menggunakan debit maupun kartu kredit.
"Tamu yang memesan penerbangan melalui agen perjalanan harus menghubungi agen perjalanan tersebut secara langsung untuk meminta pengembalian dana," tulis Spirit Airlines.
Selanjutnya, kompensasi bagi tamu yang memesan penerbangan menggunakan metode lain, termasuk voucer, kredit, atau poin Free Spirit, akan ditentukan di kemudian hari setelah proses kebangkrutan di pengadilan selesai.
Dampak kebangkrutan Spirit Airlines
Spirit Airlines merupakan maskapai penerbangan terbesar kedelapan di AS pada 2025 berdasarkan jumlah kursi yang ditawarkan.
Harga tiket pesawat diprediksi jadi mahal
Berdasarkan perusahaan analisis penerbangan Cirium, Spirit Airlines memiliki sekitar 9.000 penerbangan yang dijadwalkan dari 2 Mei 2026 hingga akhir bulan.
Penerbangan tersebut memiliki total 1,8 juta kursi. Jadi, rata-rata sekitar 300 penerbangan dan 60.000 calon penumpang per hari akan terpengaruh hanya dalam satu bulan ke depan.
Dengan berkurangnya satu maskapai penerbangan bertarif rendah, muncul kekhawatiran baru bahwa harga tiket pesawat akan semakin mahal.
Namun, Duffy mengatakan bahwa American Airlines dan Delta akan menawarkan tarif yang lebih rendah pada rute Spirit Airlines, sementara Allegiant Air membekukan harga pada rute yang tumpang tindih.
Begitu juga dengan Frontier Airlines menawarkan diskon 50 persen dari tarif dasar di seluruh jaringannya hingga 10 Mei.
Dia mengatakan bahwa maskapai penerbangan domestik utama kini memperluas hak istimewa perjalanan, termasuk akses ke kursi kosong dan kursi tambahan, untuk membantu karyawan Spirit pulang ke rumah.
“Kami berterima kasih kepada mitra serikat pekerja kami, perusahaan penyewaan pesawat, mitra bisnis lainnya, dan pemangku kepentingan keuangan kami termasuk Citadel, Cyrus Capital, dan Ares Management Corp, karena telah bekerja sama dengan kami dalam solusi nyata untuk merestrukturisasi bisnis kami," pungkas Davis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang