Maskapai Ini Mendadak Tutup, Ribuan Penumpang Terlantar karena Penerbangan Dibatalkan

Sebuah maskapai penerbangan berbiaya rendah Islandia, PLAY Airlines secara mendadak menyatakan tutup dan berhenti beroperasi pada Senin, 29 September 2025.
Akibatnya, ribuan penumpang yang akan melaksanakan 12 penerbangan di hari yang sama harus terlantar.
“Kepada para penumpang, Fly PLAY telah menghentikan operasinya, dan semua penerbangan telah dibatalkan,” tulis PLAY Airlines dalam keterangan di laman resminya, Senin (29/9).
Fly PLAY melayani penerbangan dengan rute Baltimore, Boston, London, Lisbon, Madrid, Paris, dan Alicante.
Nasib para penumpang
Pemberhentian secara tiba-tiba ini jelas membuat para penumpang yang telah merencanakan perjalanan menjadi panik.
Melansir kolom komentar akun Instagram PLAY Airlines, sejumlah penumpang bahkan mengaku tidak mendapatkan email atau pesan apa pun dari pihak maskapai.
“Tidak ada email atau apa pun, saya menemukan informasi ini lewat Facebook di grup Islandia,” tulis salah seorang calon penumpang, @mindy13579.
Tak sedikit juga penumpang yang ingin mengetahui bagaimana cara mendapatkan kompensasi.
Fly PLAY akan tetap memberikan kompensasi kepada para penumpang, mulai dari pegembalian dana hingga alternatif penerbangan.
“Kami menyarankan Anda memeriksa penerbangan dengan dengan maskapai lain yang menawarkan harga khusus rescue fares sebagai bentuk bantuan atas kondisi ini,” tulis Fly PLAY pada pernyataan resminya.
Sementara mengutip Independent, hingga Senin (29/9) pagi, PLAY masih terbang ke tujuan mereka di Eropa termasuk London Stansted, Amsterdam, Paris CDG, Alicante, dan Faro.
Penerbangan terakhir PLAY yaitu dari Reykjavik menuju Stansted pukul 10.40 waktu setempat, dan tidak ada penerbangan kembali menuju Reykjavik.
Kenapa maskapai PLAY tutup?
PLAY Airlines terbang pertama kali pada 24 Juni 2021 dan diharapkan sebagai penerus WOW Air yang berbasis di Islandia, menghubungkan Eropa dan Amerika Utara melalui Bandara Internasional Keflavik Reykjavik (KEF).
Memang, maskapai ini berkembang pesat di rute transatlantik dan Eropa, namun sayang sulit mencapai profitabilitas di tengah persaingan yang ketat dan tingginya biaya operasional
Melansir Aero Time, pada Senin (29/9) Dewan Fly PLAY mengumumkan adanya pemberhentian operasional karena kinerja keuangan yang buruk dalam jangka panjang, penjualan tiket yang buruk selama beberapa pekan, dan ketidakpuasan internal.
Tak hanya penumpang yang terlantar, kini bahkan ada 400 karyawan yang tercatat kehilangan pekerjaan karena bangkrutnya Fly PLAY.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.