Kedai Dessert Legendaris di Singapura Ini Tutup Setelah 28 Tahun Beroperasi
Penutupan usaha kuliner legendaris di Singapura membuat pelanggan setianya menjadi terkejut dan sedih. Warung dessert kaki lima ini dikabarkan tutup setelah 28 tahun beroperasi.
Banyak usaha kuliner terus bermunculan dan membuat banyak tempat usaha kuliner lama mulai mengalami kerugian. Adanya faktor ekonomi, operasional dan regenerasi yang menyebabkan bisnis kuliner ini tidak mampu bertahan lebih lama.
Meskipun sudah banyak dikenal dan memiliki banyak pelanggan, warung dessert ini kerap mengalami kesulitan saat menghadapi tantangan di era modern.
Dilansir Kompas dari OneAsia Rabu (6/5/2026), nama warung dessert legendaris yang memiliki yang mulai berdiri sejak era 90-an ini bernama Feng Shan Dessert.
Alasan penutupan warung desert ini tidak dijelaskan secara spesifik. Namun, beberapa pihak berspekulasi warung ini tutup sebab adanya kekurangan tenaga kerja dan pemilik yang tidak dapat menemukan pengganti dirinya.
Mengenal Feng Shan Dessert
Feng Shan Dessert merupakan warung camilan murah yang berdiri sejak tahun 1998. Berlokasi di Fengshan Center, Singapura.
Ada berbagai menu masakan terbaik seperti Beh Teh Saw (Horse Hoof Biscuit), Phong Piah (Fragrant Biscuit) dan Tau Sar Piah (Mung Bean Paste Biscuit).
Selain itu, warung ini juga menawarkan berbagai makanan penutup lainnya seperti Es Kachang, Bubur Cha Cha dan Jeli dengan Biji Atap.
Menurut pengguna google yang memberikan berbagai ulasan, Feng Shan Dessert memiliki rating 4,2 bintang dan 18 ulasan.
Salah satu ulasannya mengatakan “Saya memesan es kacang dengan harga yang sepadan. Porsinya besar dan hidangan penutup diberi sirup dan bahan-bahan yang melimpah. Saya juga sulit untuk tidak merekomendasikan warga warung ini.”
Dalam postingan di One Asia, sejumlah komentar juga menyayangkan penutupan Feng Shan Dessert ini karena ada berbagai camilan manis dan makanan penutup yang menjadi favorit masyarakat Singapore.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang