Kejuaraan Asia BAC 2026: Ana/Trias Sulitkan Ranking 1 Dunia Liu/Tan

Liu Sheng Shu, Tan Ning, Kejuaraan Asia, Febriana Dwipuji Kusuma, Kejuaraan Asia BAC 2026: Ana/Trias Sulitkan Ranking 1 Dunia Liu/Tan

Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, menunjukkan daya juang luar biasa di Kejuaraan Asia 2026.

Hasil drawing mempertemukan mereka dengan ganda putri nomor satu dunia, Liu Sheng Shu/Tan Ning,  di babak pertama Kejuaraan Asia 2026, Rabu (8/4/2026).

Di luar dugaan, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari bisa memberikan perlawanan kepada Liu/Tan, meski akhirnya harus menelan kekalahan.

Gim pertama banyak kehilangan poin akibat salah mengembalikan bola. Liu/Tan bermain agresif menekan Ana/Trias dan mengunci skor 21-11.

"Gim pertama kami terlalu terburu-buru mainnya. Lawan memiliki keunggulan di power dan speed," ucap Trias dalam keterangan tertulis PBSI.

Ana/Trias baru mulai bisa mengimbangi Liu/Tan di gim kedua. Mereka berani mengajak adu drive dan permainan net.

Pukulan keras Ana yang diarahkan ke area backhand Liu Sheng Shu dan badan Tan Ning banyak menghasilkan poin untuk ganda putri Indonesia.

Ana/Trias Terburu-buru

Ana/Trias bahkan sempat unggul 11-10 di interval game kedua dan terus berlanjut hingga skor 13-11.

Di sinilah titik balik Liu/Tan mengejar dan berbalik unggul 15-13 berkat ketenangan dalam meredam serangan Ana/Trias.

Kemudian, kedua pasangan bergantian meraih poin sampai kedudukan sama kuat 19-19 di ujung gim kedua.

Liu Sheng Shu, Tan Ning, Kejuaraan Asia, Febriana Dwipuji Kusuma, Kejuaraan Asia BAC 2026: Ana/Trias Sulitkan Ranking 1 Dunia Liu/Tan

Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, tersingkir dari Kejuaraan Asia 2026.

Liu/Tan mendapat keuntungan match point duluan 20-19. Kemenangan pun diraih setelah upaya Ana melakukan sergapan gagal.

"Kami sudah mempersiapkan sebelumnya, namun karena terlalu buru-buru jadi bolanya kurang pas," ujar Ana mengomentari penampilannya.

Evaluasi Ana/Trias

Meski kalah, Ana/Trias dianggap sudah berjuang keras menyulitkan ganda putri nomor satu dunia. Mereka tinggal mematangkan permainan agar kelak bisa meraih hasil lebih baik.

"Gim kedua kami mencoba untuk tak mengikuti pola permainan lawan, jadi ada kalanya kami main cepat dan ada kalanya kami main lambat."

"Evaluasi ke depannya, kami harus lebih sabar. Jangan terburu-buru. Lihat dulu pengembalian bola dari lawan seperti apa," tandas Ana.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang