Perunggu di BAC 2026, Fajar/Fikri Jadi Ganda Putra Ranking 3 Dunia

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, menorehkan prestasi membanggakan usai membawa pulang medali perunggu Kejuaraan Asia 2026.
Pencapaian ini berdampak besar terhadap lonjakan Fajar/Fikri di ranking BWF.
Mereka naik dua peringkat dari posisi kelima menuju tiga besar ganda putra terbaik dunia seiring hasil di Kejuaraan Asia 2026.
Fajar/Fikri menyalip perolehan poin Liang Wei Keng/Wang Chang (China) dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India). Pemicunya tentu saja adalah raihan medali perunggu dari Kejuaraan Asia 2026.
Liang Wei Keng/Wang Chang (China) mentok di perempat final Kejuaraan Asia 2026, sedangkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty malah sama sekali tak bertanding setelah memutuskan mundur dari turnamen.
Tambahan poin Fajar/Fikri cukup signifikan karena Kejuaraan Asia 2026 atau Badminton Asia Championship (BAC) setara dengan BWF World Tour level Super 1000.
Hasil ini menjadi pembuktian konsistensi Fajar/Fikri di level elite persaingan ganda putra dunia.
Mereka belum genap setahun berpasangan, tapi bisa dengan cepat merangsek ke tiga besar ranking BWF.
Fajar/Fikri berada tepat di bawah Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) yang berdiri kokoh di posisi tertatas ganda putra dan Aaron Chia/Soh Wooi Yok (Malaysia) di peringkat kedua.
Kiprah Fajar/Fikri di BAC 2026
Perjalanan Fajar/Fikri di Kejuaraan Asia 2026 terhenti di semifinal. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong Ju, dengan skor 13-21, 21-14, 16-21.
Penampilan terbaik sudah dikerahkan, namun Fajar/Fikri banyak melakukan kesalahan yang menghasilkan poin untuk lawan. Mereka juga kesulitan menembus pertahanan solid Kang/Ki.
"Kami sudah berjuang. Tadi banyak melakukan kesalahan sendiri dan itu menjadi pelajaran dan evaluasi buat kami," kata Fajar Alfian usai laga semifinal.
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, menelan kekalahan di semifinal Kejuaraan Asia 2026, Sabtu (11/4/2026).
"Lawan bermain sangat rapat dan pertahanan mereka rapi sekali. Kekurangan kami ada di segi power. Ini menjadi bahan evaluasi kami," ungkap Fikri menimpali.
Sebelumnya, Fajar/Fikri bermain bagus dan selalu menang dua gim langsung sejak babak 32 besar hingga perempat final Kejuaraan Asia 2026.
Mereka berturut-turut mengandaskan Dev Ayyappan/Dhiren Ayyappan (21-12, 21-9), Chen Bo Yang/Liu Yi (21-17, 25-23), dan Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen (21-15, 21-18).
Total Fajar/Fikri telah melalui 14 turnamen sejak pertama kali dipasangkan. Debut mereka terjadi pada Japan Open 2025, pertengahan Juli tahun lalu.
Rekam jejak prestasi Fajar/Fikri di 14 turnamen terakhir
- Japan Open 2025: Perempat final
- China Open 2025: Juara
- Kejuaraan Dunia 2025: Babak 16 besar
- China Masters 2025: Semifinal
- Korea Open 2025: Final
- Denmark Open 2025: Final
- French Open 2025: Final
- Hylo Open 2025: Perempat final
- Australian Open 2025: Final
- BWF World Tour Finals 2025: Fase grup
- Malaysia Open 2026: Semifinal
- Indonesia Masters 2026: Perempat final
- All England 2026: Babak 16 besar
- Kejuaraan Asia 2026: Semifinal