Jejak Prestasi Indonesia di Kejuaraan Asia, Warisan Taufik Hidayat
Indonesia termasuk salah satu negara yang paling disegani di Badminton Asia Championship (BAC) atau Kejuaraan Asia.
Pekan ini, Kejuaraan Asia 2026 akan bergulir di Ningbo, China, tepatnya mulai Selasa (7/4/2026) hingga Minggu (12/4/2026).
Indonesia mengirimkan 17 wakil yang tersebar di lima sektor berbeda. Peluang menyumbangkan gelar terbuka lebar.
Sejarah mencatat Indonesia merupakan salah satu negara pengoleksi gelar terbanyak di Kejuaraan Asia. Tim Merah-Putih menduduki posisi kedua di bawah China (81).
Total Indonesia mengumpulkan 35 gelar juara BAC, dengan perincian 10 dari tunggal putra, tunggal putri (3), ganda putra (10), ganda putri (4), dan ganda campuran (8).
Gelar terakhir disumbangkan oleh Jonatan Christie pada edisi 2024. Dia mengalahkan Li Shi Feng asal China dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-16.
Sementara itu, dua legenda hidup, Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro, menjadi penyumbang terbanyak, yakni tiga gelar.
Kejayaan Tunggal Putra Indonesia
Prestasi Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro menandai kejayaan tunggal putra Indonesia di Kejuaraan Asia era 2000-an.
Taufik Hidayat memenangi gelar pada edisi 2000, 2004, dan 2007, sedangkan Sony Dwi Kuncoro edisi 2002, 2003, dan 2005.
Keduanya sempat memegang rekor juara terbanyak di Kejuaraan Asia sebelum dipecahkan Lin Dan yang berhasil merengkuh empat gelar (2010, 2011, 2014, 2015).
Sony Dwi Kuncoro
Dari situ, tunggal putra Indonesia mengalami puasa gelar selama 16 tahun sampai Anthony Sinisuka Ginting naik podium pada 2023, disusul Jojo setahun kemudian.
Generasi Baru di 2026
Tahun ini, tunggal putra Indonesia mengandalkan dua pemain muda, yakni Alwi Farhan dan Mohammad Zaki Ubaidillah, plus satu senior, Jonatan Christie.
Generasi baru juga meliputi sektor ganda putra yang mengirim Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, sementara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga tak luput membidik gelar.
Tren selalu membawa pulang medali emas sejak 2022 yang sempat terputus tahun lalu harus dikembalikan untuk menjaga marwah Indonesia di kancah Asia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang