Kejuaraan Asia BAC 2026: Beda Nasib Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin

Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Uni Emirat Arab, Kejuaraan Asia, Kejuaraan Asia BAC 2026: Beda Nasib Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses melangkah ke babak 16 besar Kejuaraan Asia 2026.

Bersua lawan yang lolos dari babak kualifikasi, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri relatif tanpa kesulitan mengambil dua gim langsung.

Fajar/Fikri mengalahkan Dev Ayyappan/Dhiren Ayyappan asal Uni Emirat Arab dengan skor 21-12, 21-9, Rabu (8/4/2026). 

Kualitas permainan lawan yang berada di bawah mereka membuat Fajar/Fikri bisa menyelesaikan pertandingan hanya dalam Waktu 27 menit saja.

Situasi ini menguntungkan Fajar/Fikri karena waktu istirahat mereka sedikit lebih Panjang untuk mempersiapkan laga berikutnya.

"Yang pasti dari segi recovery-nya kami harus lebih baik lagi. Walaupun tadi tidak begitu capek, tetap harus dijaga," ujar Fikri dalam keterangan tertulis PBSI.

Di babak 16 besar, Fajar/Fikri berjumpa finalis tahun lalu sekaligus wakil tuan rumah, Chen Bo Yang/Liu Yi, Kamis (9/4/2026).

Kewaspadaan Fajar/Fikri

Satu lagi hal positif yang didapatkan oleh Fajar/Fikri dari laga pertama yaitu kesempatan merasakan kondisi lapangan dan shuttlecock.

"Kami ingin menyesuaikan kondisi lapangan yang berbeda dengan latihan. Suasana atmosfernya," ucap Fajar Alfian.

"Kami tadi lebih kepada bagaimana bisa enakin dulu permainan sambil meraba-raba kondisi lapangan dan shuttlecock," jelasnya.

Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Uni Emirat Arab, Kejuaraan Asia, Kejuaraan Asia BAC 2026: Beda Nasib Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, bertanding di All England 2026.

Setelah beradaptasi sepenuhnya dengan lapangan dan shuttlecock, Fajar/Fikri bisa lebih mudah mengembangkan strategi permainan di babak 16 besar nanti.

Fajar Alfian menyadari Chen/Liu bukanlah lawan mudah. Kuncinya adalah tetap tenang menghadapi segala situasi di laga babak 16 besar Kejuaraan Asia 2026.

"Chen Bo Yang/Liu Yi finalis tahun lalu. Pasti punya rasa percaya diri yang luar biasa, tapi kami juga ingin mengeluarkan kemampuan terbaik untuk menang," tandas Fajar.

Raymond/Joaquin Kandas

Sementara itu, ganda putra lainnya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus menerima kenyataan pahit tersingkir di babak pertama Kejuaraan Asia 2026.

Raymond/Joaquin harus mengakui keunggulan pasangan Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong Ju, dengan skor 11-21, 21-15, 23-25.

Sehingga, ganda putra Indonesia kini tersisa tiga. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan Fajar/Fikri terus melaju.

Satu pasangan lainnya, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi baru akan bertanding nanti malam menghadapi Solomon Padiz/Julius Villabrille asal Filipina.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang