Ikuti Kejuaraan Bergengsi di Jepang dan Korsel, Pelari Jarak Jauh Indonesia Tembus 10 Besar Asia

Daniel Simanjuntak, PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, Ikuti Kejuaraan Bergengsi di Jepang dan Korsel, Pelari Jarak Jauh Indonesia Tembus 10 Besar Asia

Pelari jarak jauh Indonesia, Daniel Simanjuntak, mencatatkan hasil impresif dengan finis di peringkat kedelapan di Kejuaraan Lintas Alam Asia Ke-18 di Fukuoka, Jepang.

Sejumlah pelari jarak jauh Indonesia menunjukkan kemampuannya di level Asia. 

Dalam sepekan terakhir, skuad Merah Putih berhasil mencatatkan performa kompetitif pada dua ajang bergengsi, yakni Kejuaraan Lintas Alam Asia Ke-18 di Fukuoka, Jepang, serta Daegu Marathon 2026 di Korea Selatan.

Di tengah suhu rendah dan medan menantang di Fukuoka, Sabtu (21/2/2026), Daniel Simanjuntak tampil mencolok pada nomor 10 kilometer putra. 

Pelari asal Sumatera Utara itu mampu bersaing dengan jajaran elite pelari lintas alam Asia dan finis di peringkat kedelapan. 

Daniel membukukan waktu 31 menit 32 detik untuk menyelesaikan balapan yang penuh tantangan itu.

Hasil ini menjadi catatan impresif, mengingat ini merupakan pengalaman pertamanya berlaga di kejuaraan lintas alam internasional.

Pencapaian Positif Sesama Debutan

Tak hanya Daniel, hasil positif juga diikuti oleh Novia Nur Nirwani di sektor putri.

Berlaga di nomor sama, atlet asal Jakarta ini menempati peringkat ke-12 dengan catatan waktu 37 menit 40 detik.

Serupa dengan Daniel, keberhasilan Novia bersaing di papan tengah Asia ini menjadi pencapaian gemilang bagi debutnya di lintasan cross-country.

Taklukkan Daegu Marathon

Pencapaian positif ini juga dirasakan oleh Irma Handayani yang berkompetisi di jalan raya Korea Selatan pada Minggu (22/2/2026).

Pelari marathon asal Kalimantan Timur itu sukses menaklukkan rute prestisius Daegu Marathon 2026. 

Bersaing dengan deretan pelari elite dunia di rute berstatus Gold Label tersebut, Irma finis di peringkat ke-16 dengan catatan waktu 2 jam 56 menit 1 detik.

Torehan ini sekaligus mempertajam catatan waktu pribadi (personal best) miliknya.

Apresiasi Ketum PB PASI

Prestasi yang diraih ketiga atlet tersebut mendapatkan apresiasi tinggi dari Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Pandjaitan. 

Dia memuji daya juang para atlet yang mampu beradaptasi cepat dengan cuaca ekstrem dan karakteristik medan di Asia Timur. 

Menurutnya, keberhasilan Daniel Simanjuntak menembus 10 besar Asia serta konsistensi Novia dan Irma membuktikan bahwa program try out dengan mengirimkan atlet ke luar negeri memberikan dampak nyata pada mentalitas bertanding.

"Hasil dari Fukuoka dan Daegu ini menjadi tolok ukur penting dalam evaluasi pembinaan jarak jauh kita. Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penuh MIND ID sebagai mitra utama pembinaan atletik nasional," ujar Luhut dalam keterangan resmi PB PASI, Senin (23/2/2026)

"Dukungan ini jadi faktor krusial bagi PB PASI dalam mengirimkan atlet ke kompetisi internasional guna memperluas dan mematangkan jam terbang kompetisi mereka," tambah dia.

Partisipasi dalam kedua ajang ini merupakan bagian dari persiapan jangka panjang PB PASI menuju agenda besar tahun 2026. 

Data teknis yang diperoleh dari Jepang dan Korea Selatan akan menjadi bahan evaluasi tim pelatih untuk memastikan para atlet mencapai puncak performa pada kejuaraan-kejuaraan internasional mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang