Tanggal 2 April Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

Tanggal 2 April Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

 Tanggal 2 April 2026 jatuh pada hari Kamis. Tanggal ini tidak hanya menjadi bagian dari kalender biasa, tetapi juga memuat sejumlah peringatan penting yang berkaitan dengan dunia anak dan isu kemanusiaan global.

Setiap tanggal 2 April diperingati sebagai Hari Buku Anak Internasional. Selain itu, tanggal ini juga dikenal sebagai Hari Peduli Autisme Sedunia.

Kedua peringatan ini memiliki tujuan yang berbeda, namun sama-sama berfokus pada perkembangan dan kesejahteraan anak.

Mengapa Hari Buku Anak Internasional diperingati?

Hari Buku Anak Internasional merupakan peringatan global yang bertujuan untuk mengapresiasi anak-anak yang gemar membaca buku.

Peringatan ini juga mendorong peningkatan minat baca di kalangan anak-anak yang dinilai semakin menurun di era digital.

Hari Buku Anak Internasional telah diperingati sejak 2 April 1967. Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan hari ulang tahun Hans Christian Andersen, seorang penulis asal Denmark yang terkenal melalui berbagai karya dongengnya seperti “The Ugly Duckling” dan “The Little Mermaid”.

Dongeng hingga kini masih menjadi salah satu bentuk bacaan yang paling diminati anak-anak. Cerita-cerita tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu mengembangkan imajinasi dan kreativitas.

Menurut National Today, Hari Buku Anak Internasional disponsori oleh International Board on Books for Young People, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Inggris. Peringatan ini biasanya dirayakan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak.

Apa itu Hari Peduli Autisme Sedunia?

Selain Hari Buku Anak Internasional, tanggal 2 April juga diperingati sebagai Hari Peduli Autisme Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap autisme.

Autism spectrum disorder (ASD) atau autisme merupakan gangguan perkembangan pada otak dan sistem saraf yang menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain.

Autisme umumnya dapat dikenali sejak usia dini. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab utama kondisi tersebut, selain adanya faktor genetik.

Hari Peduli Autisme Sedunia dibuat untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap individu dengan autisme. Selain itu, peringatan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa para penyandang autisme mendapatkan dukungan yang memadai.

Sikap tidak memandang sebelah mata dan memperlakukan penyandang autisme sebagaimana individu lainnya menjadi salah satu pesan utama dalam peringatan ini.

Dengan adanya dua peringatan penting ini, tanggal 2 April menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap dunia anak, baik dari sisi literasi maupun kesehatan dan perkembangan mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang