4 Cara Merawat Baju Berpayet agar Tetap Awet dan Berkilau
Baju dengan hiasan payet selalu menjadi pilihan bagi mereka yang ingin tampil mewah dan elegan.
Di balik keindahan kilauannya, perawatan busana berpayet memerlukan perhatian khusus agar tidak cepat rusak.
Owner sekaligus Creative Director brand Zeta Privé, Trisha Chas membagikan sejumlah tips sederhana namun penting untuk menjaga kualitas dan keindahan pakaian berpayet.
Cara merawat baju berpayet
1. Hindari menjemur di bawah sinar matahari langsung
Koleksi Arcadia Mist karya Zeta Prive di Jakarta Modest Fashion Week 2026, di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/11/2015).
Menurut Trisha, sinar matahari memang penting untuk mengeringkan pakaian, namun paparan panas berlebih justru dapat merusak bahan dan warna payet.
“Untuk busana dengan payet biasanya aku menganjurkan untuk diangin-anginkan saja setelah dicuci lembut,” ujar Trisha saat ditemui di Jakarta Muslim Fashion Week 2026, di Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2025).
Sebagai gantinya, Trisha menyarankan untuk menjemur pakaian di tempat teduh dan berangin agar busana tetap kering tanpa merusak kilau payetnya.
“Boleh tetap kena sinar matahari, tapi jangan terlalu lama dan paparannya jangan langsung di suhu yang panas,” jelasnya.
2. Cuci dengan lembut
Koleksi Arcadia Mist karya Zeta Prive di Jakarta Modest Fashion Week 2026, di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/11/2015).
Busana berpayet memiliki struktur halus yang bisa mudah terlepas jika dicuci dengan mesin cuci. Trisha menyarankan metode pencucian manual menggunakan tangan dengan sabun lembut.
Cukup rendam dalam air dingin, usap perlahan, lalu bilas tanpa mengucek keras. Cara ini membantu menjaga jahitan payet tetap kuat dan tidak mudah copot.
3. Jaga kelembapan lemari penyimpanan
Adelia Wilhelmina dalam balutan busana dari koleksi Arcadia Mist karya Zeta Prive di Jakarta Modest Fashion Week 2026, di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/11/2015).
Selain proses mencuci dan menjemur, penyimpanan juga menjadi aspek penting yang sering diabaikan.
Ia menambahkan, udara lembap di dalam lemari bisa menjadi musuh utama bagi busana mahal karena dapat memicu pertumbuhan jamur.
“Baju mewah atau dengan detail payet itu layaknya tas mewah, perlu hati-hati dalam menyimpannya,” imbau dia.
Gunakan pengharum atau penyerap kelembapan alami atau silica gel agar kondisi ruang penyimpanan tetap stabil.
“Suhu lemarinya sebisa mungkin dijaga, jangan terlalu lembab dan kering supaya bajunya bisa tetap dalam kondisi yang bagus,” ungkapnya.
4. Gunakan pelindung tambahan saat menyimpan
Koleksi Arcadia Mist karya Zeta Prive di Jakarta Modest Fashion Week 2026, di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/11/2015).
Trisha juga menyarankan agar busana berpayet disimpan dengan pelindung tambahan, seperti kantong kain berbahan lembut.
Hindari plastik, karena bahan tersebut bisa menyebabkan udara terjebak di dalam dan meningkatkan kelembapan.
Melalui tips dari Trisha Chas, para pencinta fashion bisa memastikan pakaian berhias payet tetap awet, berkilau, dan siap digunakan untuk berbagai momen spesial.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.