Pengakuan Pilu Denada Melahirkan Ressa Rizky Sendirian: Sakit Banget Rasanya!

Denada dan Al Ressa Rizky Rosano
Denada dan Al Ressa Rizky Rosano

 Pengakuan emosional datang dari penyanyi Denada saat ia mengingat kembali momen kelahiran putra pertamanya, Ressa Rizky Rossano. Dalam cerita yang baru diungkap ke publik, Denada mengaku pengalaman tersebut meninggalkan luka batin yang cukup dalam.

Saat mengenang peristiwa itu, Denada mengatakan bahwa proses persalinan yang seharusnya menjadi momen bahagia justru dilalui dengan perasaan sepi. Ia harus menghadapi proses melahirkan tanpa pendamping, sesuatu yang masih membekas kuat dalam ingatannya hingga kini. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jujur, kembali lagi aku kayak ada flashback. Yang aku ingat tuh aku pada saat itu aku sendiri, dan aku sedih banget, dan aku sakit banget rasanya hari itu. I was so alone," ungkap Denada sambil menahan tangis, dikutip dari Youtube Feni Rose, Selasa 17 Maret 2026. 

Denada menjelaskan bahwa saat itu ia harus menjalani persalinan normal lebih cepat dari waktu yang diperkirakan. Namun bukan hanya kondisi fisik yang berat, tekanan emosional juga datang dari situasi yang membuat kelahiran sang anak harus disimpan rapat dari publik.

"Mestinya kan situasinya ideal, ada bapaknya, ada ibunya. Dan pada saat itu aku melihat betapa itu harus kita rahasiakan, itu harus kita keep. Itu mungkin salah satu hal yang juga bikin sedih," ujarnya.

Pergulatan batin setelah melahirkan

Bagi Denada, pengalaman tersebut meninggalkan rasa bersalah yang terus menghantuinya hingga bertahun-tahun kemudian. Ia mengaku meski berhasil melewati proses persalinan seorang diri, perasaan bersalah terhadap banyak pihak justru lebih mendominasi pikirannya.

"I feel so guilty, aku merasa bersalah banget. Aku seperti menyakiti semua orang, aku seperti merepotkan semua. Tapi aku enggak bermaksud begitu Kak," isaknya saat menceritakan pergulatan batinnya kepada Feni Rose.

Rasa bersalah itu juga memengaruhi hubungan emosionalnya dengan Ressa. Setiap kali bertemu sang putra di acara keluarga, Denada mengaku sering diliputi kecanggungan karena memikirkan apakah Ressa sudah mengetahui cerita masa lalu tersebut.

"Setiap aku melihat dia, langsung berasa kayak 'iya ya, tahu apa enggak ya? Tahu apa enggak ya?' Rasa canggung itu muncul karena aku merasa bersalah sama dia," tutur Denada jujur.

Berusaha membuka komunikasi

Setelah kepergian ibundanya, penyanyi legendaris Emilia Contessa, Denada merasa tanggung jawab untuk menjelaskan kisah masa lalu itu kini sepenuhnya berada di tangannya.

Ia mengaku terus berusaha membuka komunikasi dengan Ressa. Meski demikian, Denada memahami bahwa hubungan mereka membutuhkan waktu untuk dipulihkan.

"Ressa kalau boleh, ingin rasanya ketemu Ressa. Enggak untuk apa-apa, aku hanya ingin ketemu kalau boleh pengin peluk aja. Tapi kalau Ressa enggak mau juga dimengerti kok," tulis Denada dalam salah satu pesannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Denada berharap sang putra setidaknya dapat mendengar penjelasan langsung darinya. Ia menegaskan bahwa ceritanya disampaikan bukan untuk mencari pembenaran, melainkan sebagai bentuk kejujuran seorang ibu kepada anaknya.

"Aku berhutang penjelasan-penjelasan ini kepada dia. Mudah-mudahan di sini aku bisa cerita, enggak untuk mencari pembenaran, tapi aku kepengin paling tidak dia lihat dan dia dengar dari aku sendiri," tutupnya.