Komunikasi Disebut Buntu, Keluarga Ressa Rizky Rosano Siap Buktikan lewat Tes DNA

tes DNA, Denada, Komunikasi Disebut Buntu, Keluarga Ressa Rizky Rosano Siap Buktikan lewat Tes DNA

Pihak keluarga Ressa Rizky Rosano, pemuda yang mengaku sebagai anak penyanyi Denada, menyampaikan sudut pandang mereka terkait persoalan yang kini berujung pada proses hukum. 

Keluarga menegaskan sejak awal berupaya agar persoalan tersebut diselesaikan secara tertutup dan tidak dibawa ke ruang publik.

Menurut mereka, masalah yang terjadi bersifat pribadi dan menyangkut martabat keluarga. 

Karena itu, penyelesaian secara kekeluargaan disebut menjadi pilihan utama sebelum opsi hukum dipertimbangkan.

Namun, upaya komunikasi yang dinilai tidak berjalan serta proses mediasi yang disebut menemui jalan buntu membuat keluarga akhirnya membuka kemungkinan menempuh langkah hukum.

Keluarga juga menyatakan siap membuktikan status Ressa melalui tes DNA apabila diperlukan.

Keluarga klaim tak bermaksud umbar aib

Baru-baru ini, Ressa datang ke podcast Denny Sumargo bersama ibu yang telah mengasuhnya, Ratih Puspita Dewi dan Ronald menantu Ratih. 

Pihak keluarga menegaskan tidak ada inisiatif sejak awal untuk mengungkap persoalan ini ke media. 

Mereka menyebut kasus tersebut sebagai aib keluarga yang sebisa mungkin diselesaikan secara internal.

"Sebetulnya tidak ada inisiasi sama sekali dari saya maupun pihak keluarga, Bang, untuk membuka persoalan ini. Ini kan sebenarnya aib. Kita kan juga malu," ujar Ronald, dikutip dari YouTube Curhat Bang! Denny Sumargo yang diunggah Senin, (26/1/2026). 

Menurut keluarga, harapan utama mereka adalah terjalinnya komunikasi yang baik antarpihak agar persoalan dapat diselesaikan tanpa melibatkan publik. 

Namun, upaya tersebut dinilai tidak pernah terwujud karena nomor Ratih sudah diblokir oleh Denada. 

Ratin juga telah berusaha menghubungi Denada lewat WA, tetapi baru tahu belakangan bahwa dirinya telah diblokir. 

Upaya tertutup tak membuahkan hasil

Dalam proses yang berjalan, pihak keluarga menyebut telah mencoba menyelesaikan persoalan melalui mekanisme mediasi yang bersifat tertutup. 

Namun, mediasi tersebut dinilai tidak menghasilkan titik temu karena tidak adanya komunikasi substantif.

Perwakilan keluarga juga menyoroti pernyataan kuasa hukum pihak Denada yang disebut belum berkomunikasi langsung dengan kliennya. 

Hal itu dinilai janggal dan menjadi salah satu alasan upaya penyelesaian tertutup dinilai tidak berjalan.

"Pengacaranya bilang masih belum kontak dengan Denada. Kan lucu. Datang membawa surat kuasa, bagaimana caranya kalau tidak ada komunikasi," ujar perwakilan keluarga.

Menurut mereka, kondisi tersebut memperkuat kesan bahwa penyelesaian secara kekeluargaan belum mendapat respons sebagaimana diharapkan.

Setelah ditunggu beberapa lama untuk berkomunikasi dengan Denada tetapi tidak segera terwujud, pihak Ressa harus mengambil tindakan. 

Opsi jalur hukum ditempuh setelah komunikasi dinilai buntu

Seiring kebuntuan komunikasi dan tidak berjalannya upaya penyelesaian tertutup, pihak keluarga menyatakan tidak menutup kemungkinan menempuh pembuktian melalui jalur hukum. 

Salah satu opsi yang disebut adalah tes DNA untuk memastikan kejelasan hubungan biologis.

"Semuanya tes DNA semuanya pasti. Mau enggak mau itu," kata Ronald.

Dalam penjelasannya, pihak keluarga juga menyinggung aspek hukum terkait hubungan keperdataan anak dengan orang tua.

Mereka menyebut ketentuan tersebut pernah diperluas melalui putusan Mahkamah Konstitusi pada 2010, yang memungkinkan pembuktian hubungan biologis melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.

Meski demikian, keluarga menegaskan bahwa langkah hukum bukanlah tujuan utama sejak awal. 

Mereka menyebut jalur hukum ditempuh setelah berbagai upaya tertutup tidak membuahkan hasil.

Di sisi lain, pihak keluarga juga meluruskan klaim terkait pembiayaan dari jauh.

"Tidak ada (biaya dari jauh)," ujar Ratih.

Untuk sekadar komunikasi saja, pihak Denada tidak pernah menghubungi Ratih.

"Tidak ada komunikasi atau Enggak ada komunikasi, enggak ada komunikasi itu kan. Enggak ada barangkali Tante gimana kabar anak saya kayak kabar Resa gimana Tante? Enggak usah ya Bu deh kalau memang enggak mau dengar orang WA aja. Enggak ada," jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang