Cerita Pemudik di Gilimanuk, Sewa Ojek Dadakan demi Tembus Macet Horor Menuju Ketapang

Pelabuhan Gilimanuk, Gilimanuk, Cerita Pemudik di Gilimanuk, Sewa Ojek Dadakan demi Tembus Macet Horor Menuju Ketapang

Arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Bali menuju Jawa diwarnai kemacetan horor. Ribuan pemudik terjebak antrean kendaraan hingga puluhan kilometer di jalur nasional menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.

Kondisi ini memicu berbagai persoalan di lapangan, mulai dari pemudik yang pingsan karena kelelahan dan cuaca panas, hingga aksi truk "ngeblong" yang memperparah sumbatan arus lalu lintas.

Kesaksian Pemudik: Antre Belasan Jam hingga Sewa Ojek

Salah satu pemudik asal Denpasar tujuan Brebes, Andi Pranstianto (32), mengaku tahun ini merupakan salah satu kemacetan terparah yang pernah ia alami. Andi yang berangkat bersama istrinya pada Minggu (15/3/2026) pukul 17.00 WITA, baru mencapai ekor antrean pada pukul 20.00 WITA dan terjebak hingga belasan jam.

"Ini macet paling parah sih. Kondisinya benar-benar chaos. Banyak pemudik terjebak antrean belasan jam di jalur nasional, padahal tahun-tahun sebelumnya tak pernah seperti ini," tegas Andi saat ditemui di Pelabuhan Gilimanuk, Senin (16/3/2026).

Karena tak tahan dengan situasi dan khawatir tiket penyeberangan hangus, Andi memutuskan turun di sekitar Pasar Melaya dan menggunakan jasa ojek dadakan untuk menembus kemacetan menuju pintu pelabuhan.

"Harusnya ada solusi dari pihak terkait. Karena sudah parah banget sampai puluhan kilometer," harapnya.

Update Terkini: Antrean Mengular 15 Kilometer

Hingga Senin (16/3/2026) sore atau H-5 Lebaran, pantauan petugas menunjukkan ekor antrean kendaraan masih berada di kawasan Tugu Persil.

"Untuk ekor antrean saat ini pada pukul 15.00 WITA terpantau berada di seputaran area Tugu Persil, dengan jarak kurang lebih 15 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk," ujar Brigadir Putu Eka dari Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana melalui akun resmi @polresjembrana_.

Meskipun masih panjang, angka ini sebenarnya telah menyusut dibandingkan hari sebelumnya, Minggu (15/3/2026), di mana kemacetan sempat mencapai titik ekstrem sejauh 31 kilometer hingga wilayah Kecamatan Negara.

Strategi Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Pelabuhan Gilimanuk, Gilimanuk, Cerita Pemudik di Gilimanuk, Sewa Ojek Dadakan demi Tembus Macet Horor Menuju Ketapang

Pemudik di Pelabuhan Gilimanuk Bali.

Guna menangani situasi ini, Kepolisian Daerah (Polda) Bali bersama Polres Jembrana memperketat pengamanan arus mudik dan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas. Fokus utama petugas saat ini adalah memprioritaskan kendaraan pribadi atau kendaraan kecil.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menginstruksikan penyekatan kendaraan sumbu tiga ke atas (truk besar) di wilayah Denpasar, Badung, dan Tabanan.

"Personel kami bersama instansi terkait terus melakukan pengaturan serta rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan delay system bagi kendaraan sumbu tiga ke atas," jelas Ariasandy.

Berikut adalah langkah-langkah pengamanan Kholik (skema pengamanan arus) yang dilakukan petugas di lapangan:

  • Kanalisasi Kargo: Kendaraan kecil diarahkan langsung ke area kargo untuk memisahkan jalur dari kendaraan berat dan mengurai kepadatan di jalan raya utama.
  • Delay System: Penyekatan truk di buffer zone (zona penyangga) agar tidak menumpuk di area pelabuhan.
  • Patroli Pencegahan: Petugas menyisir jalur antrean untuk menindak kendaraan yang mencoba menyerobot antrean (ngeblong).

Menariknya, kemacetan panjang ini menjadi ladang rezeki bagi warga lokal. Banyak warga membuka lapak dadakan yang menjual makanan dan minuman, hingga menawarkan jasa ojek bagi pemudik yang memilih meninggalkan kendaraannya untuk berjalan kaki menuju pelabuhan.

Polisi mengimbau agar para pemudik tetap sabar dan mengikuti arahan petugas.

"Kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi arahan petugas di lapangan. Semoga selamat sampai tujuan," pungkas Brigadir Putu Eka.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Arus Mudik Di Gilimanuk Bali, Andi Terjebak Macet Belasan Jam, Terpaksa Naik Gojek Dari Melaya

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang