Rutin Lari 5 Km Setelah Subuh, Cara Gilang Turunkan Berat Badan 13 Kg
Gilang, karyawan swasta di Jakarta, menjalani rutinitas olahraga pagi setelah Subuh sebagai bagian dari upayanya menurunkan berat badan.
Rutinitas tersebut membantu Gilang menurunkan berat badan dari 85 kilogram menjadi 72 kilogram dalam waktu kurang dari lima bulan.
Gilang membagikan pengalamannya saat diwawancarai pada Senin (9/3/2026). Ia mengatakan olahraga menjadi salah satu kebiasaan baru yang ia jalani secara konsisten selama proses penurunan berat badan.
“Cara saya bagi waktu buat olahraga sebetulnya saya olahraga tuh pagi,” ujar Gilang.
Lari setelah Subuh sekitar 5 kilometer
Gilang biasanya berolahraga pada pagi hari setelah menunaikan shalat Subuh. Ia memilih berlari selama sekitar 30 menit dengan jarak tempuh kurang lebih lima kilometer.
“Jadi habis subuh saya biasanya lari setengah jam itu 5 atau kurang lebih 5 kilo lah,” kata Gilang.
Rutinitas tersebut tidak dilakukan setiap hari, tetapi dijadwalkan beberapa kali dalam satu minggu. Gilang mengatakan ia biasanya berlari sekitar empat kali dalam seminggu.
Frekuensi tersebut terkadang meningkat hingga lima kali dalam seminggu jika kondisi tubuh memungkinkan.
“Itu seminggu maksimal empat kali atau pernah juga lima kali, tapi itu sudah maksimal banget,” ujar Gilang.
Berhasil lari 5 kilometer tanpa berhenti
Gilang menjalani rutinitas lari sekitar lima kilometer setelah Subuh hingga berat badannya turun dari 85 kilogram menjadi 72 kilogram.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Gilang terjadi ketika ia pertama kali berhasil berlari sejauh lima kilometer tanpa berhenti. Saat itu, ia mengaku kecepatan larinya masih tergolong lambat.
“Momen paling berkesan itu waktu pertama kali bisa lari 5 kilo full tanpa berhenti walaupun pace-nya pace keong sekitar 8,2 atau 8,3,” kata Gilang.
Keberhasilan tersebut menjadi titik penting yang membuatnya semakin bersemangat untuk melanjutkan rutinitas olahraga.
Pada saat itu, berat badan Gilang juga sudah mulai berkurang sekitar empat hingga lima kilogram.
Dari lari pendek hingga mampu menempuh 15 kilometer
Kemampuan lari Gilang meningkat seiring waktu dan latihan yang rutin. Ia mengatakan awalnya hanya mampu berlari sekitar tiga kilometer. Namun, jarak tersebut terus meningkat setelah ia konsisten berlatih.
Saat ini Gilang mengaku sudah mampu berlari hingga 15 kilometer.
“Awalnya cuma kuat 3 kilo. Sekarang alhamdulillah sudah bisa 15 kilo,” ujar Gilang.
Rutinitas olahraga pagi tersebut menjadi bagian penting dari perubahan gaya hidup yang ia jalani selama menurunkan berat badan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang