Pentingnya Tes Genetik untuk Turunkan Berat Badan, Rahasia Diet Lebih Efektif!
Upaya menurunkan berat badan tidak lagi hanya mengandalkan diet ketat atau olahraga intensif.
Dalam beberapa tahun terakhir, pendekatan medis berbasis sains mulai menjadi perhatian, salah satunya melalui pemeriksaan genetik atau genetic testing untuk mengetahui cara paling efektif menurunkan lemak tubuh. Scroll lebih lanjut yuk!
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi berat badan antara lain ketidakseimbangan hormon, kekurangan nutrisi penting seperti vitamin D, metabolisme tubuh yang melambat, hingga faktor genetik yang diwariskan.
Pemahaman terhadap profil genetik dapat membantu menentukan strategi penurunan berat badan yang lebih tepat dan personal.
“Genetic testing atau tes genetik adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat gen, kromosom, dan protein dalam tubuh seseorang,” jelas Dokter Estetik dari Plasthetic Clinic Jakarta, dr. Elizabeth Ravinka Rossabel, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 10 Maret 2026.
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai karakteristik biologis seseorang.
“Melalui tes genetik, kita dapat memperoleh informasi dari DNA mengenai berbagai hal, seperti karakteristik tubuh, metabolisme, serta risiko terhadap kondisi kesehatan tertentu. Selain itu, tes genetik juga dapat menunjukkan variasi gen yang memengaruhi bagaimana tubuh kita merespons berbagai hal,” paparnya.
Dalam konteks program fat loss, hasil tes genetik dapat menjadi dasar untuk menyusun strategi diet, olahraga, hingga terapi medis yang lebih terarah.
“Dengan mengetahui profil genetik seseorang, berbagai intervensi kesehatan seperti pola makan, olahraga, dan terapi medis dapat disesuaikan secara lebih personal,” katanya.
Tes Genetik untuk Program Diet
Tes genetik juga dinilai memiliki manfaat besar bagi individu yang ingin menurunkan atau menjaga berat badan. Melalui analisis DNA, sejumlah faktor penting dapat diketahui, seperti risiko obesitas, komposisi tubuh, jenis olahraga yang paling efektif, hingga pola diet yang paling sesuai dengan kondisi metabolisme seseorang.
Dengan informasi tersebut, program diet dapat dirancang secara lebih presisi. Hal ini menjadi penting karena metode diet yang populer belum tentu cocok untuk semua orang.
“Saat ini terdapat banyak metode diet seperti intermittent fasting, diet keto, dan lainnya. Dengan tes genetik, seseorang dapat memilih pola diet yang paling sesuai dengan kondisi tubuhnya sehingga hasilnya lebih optimal dan risiko berat badan naik kembali dapat diminimalkan,” paparnya.

Pendekatan Fat Loss yang Lebih Personal
Fat Loss Program menggabungkan sejumlah pendekatan medis, mulai dari genetic test untuk mengetahui kecenderungan tubuh menyimpan lemak, Plasthetic Control Injection sebagai pendukung metabolisme, hingga healthy meal plan yang dirancang sesuai profil genetik dan hormon pasien.
Program ini juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk evaluasi hormon serta terapi vitamin dan infus guna membantu meningkatkan metabolisme dan energi tubuh.
Pendekatan ini menargetkan hasil yang tidak hanya berfokus pada penurunan berat badan secara cepat, tetapi juga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Seiring dengan berkembangnya tren global menuju longevity dan preventive medicine, Plasthetic Clinic memperkenalkan konsep 'Longevity: The New Era of Aesthetic and Rejuvenation Care', yakni sebuah pendekatan revolusioner yang mendefinisikan ulang makna kecantikan dan peremajaam. Melalui kampanye edukasi kesehatan, ada Fat Loss Program yaitu pelangsingan medis yang menekankan bahwa proses fat loss seharusnya dimulai dari pemahaman kondisi tubuh secara menyeluruh. Pendekatan ini menyoroti bahwa penumpukan lemak tidak semata-mata disebabkan oleh pola makan yang kurang sehat, tetapi juga dipengaruhi berbagai faktor internal.
Dengan strategi yang berbasis data genetik dan kondisi medis individu, program fat loss diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih berkelanjutan—bukan sekadar tubuh yang lebih ramping, tetapi juga metabolisme yang lebih seimbang dan gaya hidup sehat dalam jangka panjang.