Top 6+ Manfaat Hewan Peliharaan bagi Tumbuh Kembang Anak, Bukan Sekadar Teman Bermain
Anak-anak umumnya memiliki ketertarikan alami pada hewan peliharaan. Makhluk-makhluk ini tidak hanya menggemaskan, tetapi juga menawarkan bentuk persahabatan yang unik dan penuh pelajaran.
Oleh karena itu, banyak orangtua yang sejak awal merencanakan kehadiran binatang peliharaan di rumah, berharap anak-anak mereka belajar tentang tanggung jawab dan empati.
"Kebanyakan anak memulai kehidupannya dalam keluarga yang merawat hewan peliharaan," kata profesor emeritus bidang studi perkembangan di Universitas Purdue, Indiana, Amerika Serikat (AS), sekaligus penulis "Why the Wild Things Are: Animals in the Lives of Children", Gail F. Melson, PhD, dilansir dari Parents, Rabu (4/3/2026).
Ternyata, manfaat kehadiran hewan peliharaan jauh melampaui sekadar mengajarkan tanggung jawab.
Interaksi dengan satwa terbukti secara ilmiah mampu mendorong perkembangan emosional, kognitif, sosial, dan fisik anak.
Berikut ragam ilmiah dari manfaat memiliki hewan peliharaan bagi anak-anak.
Manfaat memelihara hewan untuk tumbuh kembang anak
1. Membantu proses belajar
Banyak anak merasa nyaman membaca buku sambil ditemani hewan peliharaan mereka. Mereka sering kali terlihat membacakan cerita, menunjukkan gambar, hingga mengajak hewan peliharaan tersebut berbicara seolah-olah mengerti alur ceritanya.
Kegiatan belajar dan mengajar antara siswa dan guru Sekolah Murid Merdeka.
Pensiunan profesor pendidikan di Universitas Indiana Pennsylvania dan penulis "The World of Children and Their Companion Animals", Mary Renck Jalongo, PhD, mengatakan bahwa ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan.
Para pendidik telah lama mengetahui bahwa hewan terapi, sebagian besar anjing, dapat membantu anak-anak penyandang disabilitas belajar. Kini, terbukti bahwa semua anak dapat mengambil manfaat dari kehadiran teman berbulu yang tidak akan menghakimi mereka.
"Jika kmu kesulitan membaca dan seseorang berkata, 'waktunya mengambil buku dan belajar,' itu bukanlah sesuatu yang sangat menarik. Meringkuk dengan seekor anjing atau kucing, di sisi lain, jauh lebih menarik," kata Jalongo.
2. Memberikan rasa nyaman
Hewan peliharaan bisa menjadi sumber kenyamanan yang luar biasa. Melson mengungkap, ia pernah bertanya kepada sekelompok anak berusia lima tahun tentang apa yang mereka lakukan saat merasa sedih, marah, takut, atau saat memiliki rahasia.
Hasilnya, lebih dari 40 persen secara spontan menjawab bahwa mereka beralih ke hewan peliharaan.
"Anak-anak yang mendapat dukungan dari teman hewan mereka, dinilai oleh orangtua mereka sebagai kurang cemas dan menarik diri," ucap Melson.
Ilustrasi
Selain itu, Jalongo menambahkan bahwa hewan peliharaan, baik yang berukuran kecil maupun besar, dapat memberi anak topik pembicaraan, dan minat yang sama untuk dibagikan dengan anak-anak lain.
3. Mendorong sifat mengasuh
Melson mempelajari dampak hewan peliharaan untuk memahami bagaimana manusia mengembangkan kemampuan peduli terhadap sesama.
Di dunia modern, anak-anak memiliki sangat sedikit kesempatan untuk merawat makhluk hidup lain di luar binatang peliharaan.
"Mengasuh bukanlah kualitas yang tiba-tiba muncul di masa dewasa ketika kita membutuhkannya," tutur dia.
"Dan kamu tidak belajar untuk mengasuh karena kamu diasuh sebagai seorang anak. Orang-orang membutuhkan cara untuk berlatih menjadi pengasuh ketika mereka masih muda," sambung Melson.
Melalui penelitiannya, ia menemukan bahwa anak-anak di atas usia tiga tahun yang memiliki hewan peliharaan menghabiskan rata-rata 10,3 menit dalam sehari untuk merawat hewan mereka.
Sementara itu, anak-anak tanpa hewan peliharaan yang memiliki adik tercatat hanya meluangkan 2,4 menit untuk mengasuh.
4. Menjaga kesehatan anak
Ilustrasi kucing menggigit tangan pemiliknya.
Meski terkadang terdengar seperti mitos, ada alasan medis untuk percaya bahwa hewan dapat melindungi anak dari beberapa penyakit.
Sebuah studi oleh dokter spesialis anak Dennis Ownby, MD, mantan kepala departemen alergi dan imunologi di Medical College of Georgia, AS, menemukan bahwa keberadaan banyak hewan peliharaan sebenarnya menurunkan risiko anak terkena alergi tertentu.
Penelitian terhadap 474 bayi hingga usia tujuh tahun menunjukkan, anak yang terpapar dua atau lebih anjing atau kucing saat bayi, memiliki kemungkinan kurang dari setengah untuk mengembangkan alergi umum dibandingkan anak tanpa hewan peliharaan.
Studi lanjutan di tahun 2018 juga menemukan korelasi serupa. Semakin banyak hewan peliharaan yang terpapar pada anak di tahun pertama kehidupannya, semakin sedikit risiko alergi yang dialaminya.
"Ketika seorang anak bermain dengan seekor anjing atau kucing, hewan-hewan tersebut biasanya menjilatnya," tutur dr. Ownby.
"Jilatan tersebut mentransfer bakteri yang hidup di mulut hewan, dan paparan bakteri tersebut dapat mengubah cara sistem kekebalan anak merespons alergen lain," lanjut dia.
5. Membangun kepercayaan diri
Ilustrasi kandang hewan peliharaan
Hubungan persahabatan dengan hewan peliharaan terbukti membantu anak-anak membangun rasa percaya diri. Sebuah tinjauan literatur tahun 2017 tentang anak-anak dan hewan peliharaan memvalidasi temuan ini.
6. Mempererat ikatan keluarga
Manfaat besar lainnya yang sering kali tidak disadari adalah bagaimana hewan peliharaan dapat membuat anggota keluarga menjadi lebih dekat.
"Kapan pun saya bertanya kepada anak-anak dan orangtua apakah hewan peliharaan mereka benar-benar bagian dari keluarga, sebagian besar dari mereka tampak terkejut, dan hampir tersinggung, oleh pertanyaan itu," ungkap Melson.
Sebab, hewan peliharaan sering kali menjadi pusat kegiatan keluarga. Mulai dari aktivitas fisik seperti berjalan-jalan bersama, hingga membagi tugas memberi makan atau sekadar bermain di lantai.
Rutinitas merawat satwa ini menyuguhkan peluang untuk jeda sejenak dari ritme kehidupan modern yang serba sibuk.
Di tengah jadwal anak-anak dan orangtua yang padat, menghabiskan waktu luang bersama hewan peliharaan, atau bahkan tidak melakukan apa-apa selain bersantai bersama mereka, menjadi sebuah kegiatan yang sangat esensial.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang