Keseimbangan Mikrobiota Usus Anak Ikut Dukung Tumbuh Kembang
Saluran cerna merupakan sistem kompleks yang terus berkembang dan berperan penting dalam penyerapan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Salah satu faktor penting yang perlu dijaga adalah keseimbangan mikrobiota usus, yaitu kumpulan mikroorganisme baik yang membantu proses pencernaan, penyerapan nutrisi, dan menjaga kesehatan saluran cerna.
Ketidakseimbangan mikrobiota usus sejak dini dapat memicu gangguan pencernaan berulang, yang berpotensi memengaruhi nafsu makan, suasana hati, hingga pertumbuhan anak.
Menurut Dr. dr. Ariani Dewi Widodo Sp.A (K), kesehatan saluran cerna anak tidak hanya memengaruhi proses pencernaan, tetapi juga kenyamanan dan kualitas tumbuh kembang anak secara keseluruhan.
“Saluran cerna anak bukan hanya organ pencernaan, melainkan sistem yang kompleks dan terus berkembang. Keseimbangan mikrobiota usus sangat penting karena berpengaruh besar terhadap penyerapan nutrisi dan kenyamanan anak sehari-hari," katanya.
Karena itu, masa awal kehidupan menjadi periode penting dalam pembentukan mikrobiota usus dan kesehatan saluran cerna, sehingga anak membutuhkan dukungan nutrisi yang tepat agar tumbuh optimal sesuai usianya.
Tiga tanda pencernaan sehat
Untuk membantu orang tua lebih mudah mengenali kondisi pencernaan anak, diperkenalkan konsep Triple Signs alias tiga tanda sebagai indikator sederhana kesehatan saluran cerna anak.
Tanda pertama adalah Golden Poop, yaitu warna dan konsistensi feses yang normal, ditandai dengan warna kuning keemasan serta bentuk dan tekstur yang tidak terlalu cair maupun tidak terlalu keras.
Tanda kedua adalah frekuensi buang air besar yang teratur sesuai usia anak. Sementara itu, tanda ketiga adalah risiko gangguan saluran cerna yang lebih rendah.
Ketiga tanda tersebut merefleksikan keseimbangan mikrobiota usus yang baik, fungsi pencernaan yang optimal, dan kondisi saluran cerna yang sehat.
Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk mendukung kesehatan saluran cerna adalah melalui pemenuhan nutrisi yang tepat, termasuk asupan prebiotik.
Prebiotik merupakan komponen pangan yang berfungsi sebagai “makanan” bagi bakteri baik di usus.
Secara ilmiah, prebiotik bekerja dengan memodulasi komposisi mikrobiota usus dan meningkatkan produksi senyawa yang berperan dalam menjaga kesehatan saluran cerna dan mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.
Hari kesehatan saluran cerna
Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia Dr.Ray Wagiu Basrowi mengatakan, melalui inovasi, Danone ingin membantu orang tua memantau kondisi saluran cerna anak dengan lebih mudah dan mengambil langkah yang tepat.
"Melalui edukasi berbasis sains, inovasi digital seperti AI Poop Tracker, serta produk nutrisi yang diformulasikan dengan kandungan prebiotik seperti pada rangkaian Bebelac, kami berupaya membantu orang tua dalam menjaga kesehatan saluran cerna anak secara praktis dan berkelanjutan," katanya.
Tanggal 29 Mei diperingati sebagai World Digestive Health Day (WDHD) atau Hari Kesehatan Saluran Cerna 2026.
Tema global tahun ini, “Chronic Diarrhea: Don’t Flush the Signs Away”, mengingatkan bahwa gangguan saluran cerna yang terlihat ringan tidak selalu dapat diabaikan dan memerlukan perhatian lebih untuk mencegah dampak jangka panjang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang