Psikolog Sebut 5 Cara Menghilangkan Rasa Kesepian dan Stres Saat Merantau
— Ada beberapa cara agar tidak kesepian saat merantau. Sebab, hidup di lingkungan baru yang serba asing bisa memberikan tekanan dan tersendiri.
Psikolog Klinis, Praktisi, dan Edukator isu kesehatan mental Dra. Tika Bisono, MPsiT., Psikolog mengatakan, rasa terisolasi dan tekanan mental merupakan hal yang wajar dialami para perantau.
Berikut beberapa tips dari Tika yang dapat membantu perantau agar tidak merasa kesepian dan stres di tengah kehidupan baru mereka.
5 Cara agar tidak merasa kesepian di perantauan
1. Bangun koneksi sosial di lingkungan baru
Psikolog Tika Bisono menyebutkan cara agar tidak merasa kesepian dan stres saat merantau. Salah satunya dengan ikut komunitas.
Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa sepi adalah menjalin hubungan sosial dengan orang lain.
“Bergabung dengan komunitas diaspora, kelompok minat, atau organisasi lokal dapat membantu membangun dukungan sosial yang kuat,” jelas Tika dalam Webinar Fenomena Kesepian Pada Perantau: Bagaimana Mengatasinya, Sabtu (4/10/2025).
Menurutnya, manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial. Dengan berinteraksi dan memiliki teman berbagi pengalaman, seseorang dapat merasa lebih diterima di lingkungan barunya.
Komunitas dengan kesamaan latar belakang budaya atau hobi juga bisa menjadi tempat untuk saling memahami dan mendukung, terutama ketika homesick datang.
2. Jangan ragu mencari bantuan profesional
Psikolog Tika Bisono menyebutkan cara agar tidak merasa kesepian dan stres saat merantau. Salah satunya dengan ikut komunitas.
Stres dan kesepian berkepanjangan sebaiknya tidak diabaikan. Jika emosi terasa semakin berat atau mengganggu aktivitas sehari-hari, penting untuk mencari pertolongan profesional.
“Minta dukungan dari psikolog atau terapis yang berpengalaman dalam menangani masalah diaspora dapat membantu memproses emosi dan mengatasi trauma,” ujar Tika.
Konseling dengan tenaga profesional dapat memberikan ruang aman untuk berbicara tanpa penilaian, serta membantu menemukan strategi menghadapi tekanan psikologis yang muncul selama tinggal di tempat baru.
3. Jaga komunikasi dengan keluarga di rumah
Psikolog Tika Bisono menyebutkan cara agar tidak merasa kesepian dan stres saat merantau. Salah satunya dengan ikut komunitas.
Hubungan dengan keluarga sering kali menjadi sumber kekuatan bagi perantau. Meski terpisah jarak dan waktu, koneksi emosional tetap bisa dijaga melalui komunikasi yang rutin.
“Komunikasi yang teratur dengan keluarga di negara asal dapat mengurangi perasaan terisolasi,” imbau Tika.
Teknologi saat ini memudahkan setiap orang untuk tetap terhubung. Video call atau pesan singkat sederhana bisa menjadi cara untuk melepas rindu dan mendapatkan dukungan moral dari orang-orang terdekat.
Kehangatan dari keluarga dapat menjadi pengingat bahwa seseorang tidak benar-benar sendiri, sekali pun hidup jauh di negeri atau daerah orang.
4. Kembangkan ketahanan mental dan emosional
Psikolog Tika Bisono menyebutkan cara agar tidak merasa kesepian dan stres saat merantau. Salah satunya dengan ikut komunitas.
Hidup di lingkungan baru membutuhkan kemampuan beradaptasi yang baik. Tika menyebut, salah satu kunci untuk bertahan di perantauan adalah dengan mengembangkan ketahanan mental.
“Mempelajari strategi adaptasi, seperti regulasi emosi, dan mempraktikkan perawatan diri dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis,” jelasnya.
Regulasi emosi bisa dilakukan melalui berbagai cara, seperti menulis jurnal, meditasi, berolahraga, atau sekadar memberi waktu untuk diri sendiri.
Dengan mengelola stres secara sadar, seseorang dapat mengurangi risiko kelelahan emosional dan tetap fokus pada tujuan awal merantau.
5. Terlibat dalam kegiatan sosial dan komunitas
Psikolog Tika Bisono menyebutkan cara agar tidak merasa kesepian dan stres saat merantau. Salah satunya dengan ikut komunitas.
Selain membangun jaringan sosial, Tika juga menekankan pentingnya berpartisipasi aktif dalam kegiatan komunitas.
“Terlibat dalam isu-isu yang relevan atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial dapat meningkatkan rasa memiliki dan mengurangi perasaan terpinggirkan,” ujarnya.
Cara agar tidak kesepian ini membuat perantau tidak hanya menemukan makna baru dalam keseharian mereka, tapi juga merasa menjadi bagian dari lingkungan tempat mereka tinggal.
Hal ini membantu membangun rasa percaya diri dan mengurangi kesepian yang kerap muncul saat jauh dari kampung halaman.
Tika menegaskan, kesepian bukan tanda kelemahan, melainkan bagian alami dari proses adaptasi.
Kuncinya adalah tidak menutup diri dan berani mencari cara untuk membangun kembali keseimbangan dari dalam diri.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.