Bingung Cari Coping Mechanism Saat Stres? Ini Tips Isyana Sarasvati dan Menjadi Manusia

stres, Isyana Sarasvati, menjadi manusia, cara redakan stres, coping mechanism, rhaka ghanisatria, cari coping mechanism, coping mechanism itu apa, Bingung Cari Coping Mechanism Saat Stres? Ini Tips Isyana Sarasvati dan Menjadi Manusia

Ketika stres mendera, coping mechanism bisa jadi cara untuk meredakannya agar tidak berlarut-larut. Namun, adakah yang masih bingung menemukan coping mechanism yang cocok?

Menurut Co-founder dan CEO Menjadi Manusia, Rhaka Ghanisatria serta penyanyi Isyana Sarasvati, kamu tidak perlu bingung memilih coping mechanism yang tepat.

“Sekarang kita ada di satu era, yang mana keterbukaan akan coping mechanism sudah banyak sekali. Ketika enggak suka musik, mungkin bisa journaling,” kata Rhaka dalam acara “Need a Hand #HidupmuBerarti” di Studio 1 Menara Kompas, Jakarta Pusat, Minggu (28/9/2025).

Saat ini, apa pun yang dilakukan oleh orang lain di seluruh dunia bisa dengan mudah diketahui berkat internet dan teknologi.

Kamu bisa mencari tahu tentang coping mechanism apa saja yang dilakukan oleh orang lain di internet, dan mencobanya untuk mencari tahu apakah cara itu cocok atau tidak untuk meredakan stresmu.

“Kalau enggak begitu suka menulis, ada meditasi yang bisa digunakan. Ada juga art therapy. Jadi ada banyak sekali coping mechanism. Kalau aku, aku senang main PS (PlayStation),” tutur Rhaka.

Menemukan coping mechanism, ketahui apa yang bikin happy

Tak harus terpaku dengan coping mechanism orang lain

stres, Isyana Sarasvati, menjadi manusia, cara redakan stres, coping mechanism, rhaka ghanisatria, cari coping mechanism, coping mechanism itu apa, Bingung Cari Coping Mechanism Saat Stres? Ini Tips Isyana Sarasvati dan Menjadi Manusia

Co-founder dan CEO Menjadi Manusia Rhaka Ghanisatria (tengah) dalam acara ?Need a Hand #HidupmuBerarti? yang digelar di Studio 1 Menara Kompas, Jakarta Pusat, Minggu (28/9/2025).

Sementara itu, Isyana menyarankan agar kamu mengetahui apa yang membuatmu senang karena setiap orang memiliki ketertarikan akan hal yang berbeda-beda.

“Misalnya, masak buat kamu menyenangkan, meringankan diri, membuat happy, dan lupa dengan hal-hal sejenak, dan bagus untuk rehat, itu dilakukan,” kata Isyana.

Jika apa yang membuatmu senang adalah bermain gim atau melamun, tidak apa-apa untuk menjadikannya sebagai coping mechanism.

Kamu tidak harus terpaku dengan apa yang orang lain lakukan sebagai coping mechanism. Cukup jadikan sebagai referensi dan mencobanya satu per satu untuk menemukan mana yang cocok untukmu.

Untuk Isyana, coping mechanism-nya tidak hanya menulis lagu dan bermain musik, tetapi juga melamun.

“Melamun itu seru banget di dalam kepala, karena ngobrol dengan diri sendiri. Buatku melamun enak banget. Orang melihatku melamun, padahal sebenarnya di dalam kepala ada dunia lain yang sedang bekerja, yang sedang melakukan kreativitas,” jelas penyanyi 32 tahun ini.

Namun, pada akhirnya, kegiatan melamun sambil tiduran santai pakai baju santai yang dilakukan oleh Isyana, berujung pada menulis lagu.

“Karena kadang-kadang, di dalam lamunan itu bisa tercipta melodi-melodi dan inspirasi,” sambungnya.

Rhaka dan Isyana kembali mengingatkan bahwa coping mechanism yang tepat tergantung pada masing-masing individu. Mereka harus bisa mencari cara yang terbaik untuk diri sendiri.