Penerbangan dari Bali ke Timur Tengah Terganggu Imbas Konflik Iran

Penerbangan dari Bali ke Timur Tengah Terganggu Imbas Konflik Iran

Sejumlah penerbangan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali menuju Timur Tengah terganggu imbas konflik Amerika Serikat-Israel ke Iran.

"Sehubungan dengan penutupan ruang udara di sejumlah negara, dapat kami sampaikan bahwa terdapat sejumlah rute penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengalami penundaan penerbangan dan/atau penyesuaian jadwal penerbangan."

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Gede Eka Sandi Asmadi dalam siaran resmi yang Kompas.com terima, Minggu (1/3/2026).

Penerbangan Bali-Timur Tengah yang terdampak konflik Iran

Lebih lanjut disampaikan, hingga Minggu (1/3/2026) pukul 11.00 Wita, sebanyak empat penerbangan ke Timur Tengah Dibatalkan, sementara satu penerbangan diundur.

  1. Etihad EY477 STD 18.45 WITA (28 Februari) rute Denpasar (DPS) menuju Abu Dhabi (AUH): Diundur
  2. Emirates EK369 STD 19.45 WITA (28 Februari) rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB): Dibatalkan
  3. Qatar Airways QR963 STD 18.50 WITA (28 Februari) rute Denpasar (DPS) menuju Doha (DOH): Dibatalkan
  4. Emirates EK399 STD 00.25 WITA (1 Maret) rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB): Dibatalkan
  5. Qatar Airways QR961 STD 00.30 WITA (1 Maret) rute Denpasar (DPS) menuju Doha (DOH): Dibatalkan

Meskipun demikian, kata Gede, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal.

Lebih lanjut disampaikan, manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali berkoordinasi dengan sejumlah instansi.

Penerbangan dari Bali ke Timur Tengah Terganggu Imbas Konflik Iran

Bola api setelah serangan rudal Iran menghantam Tel Aviv di Israel, 28 Februari 2026. Iran melancarkan gelombang serangan balasan setelah digempur Amerika Serikat dan Israel.

Utamanya dengan maskapai penerbangan untuk terus melakukan pembaharuan jadwal penerbangan, dan penanganan calon penumpang yang telah berada di bandara.

Kemudian, melakukan koordinasi dengan AirNav Indonesia untuk memantau ruang udara yang terdampak.

Serta, berkoordinasi dengan aparatur keamanan untuk antisipasi situasi keamanan di bandara.

Berdasarkan data dari maskapai penerbangan, jumlah calon penumpang dari lima penerbangan yang mengalami penyesuaian jadwal penerbangan tersebut berjumlah 1.631 penumpang. 

Adapun penanganan terhadap seluruh penumpang tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai.

"Kami mengimbau kepada calon penumpang pesawat udara untuk terus berkomunikasi dengan maskapai penerbangan untuk pembaharuan informasi jadwal penerbangan," kata Gede.

Kata Gede, tersedia layanan help desk yang berlokasi di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional, serta layanan contact center yang dapat diakses melalui sambungan telefon dengan nomor 172 untuk pembaharuan informasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang