Imbas KA Argo Bromo Anggrek Anjlok: 80 Perjalanan Kereta Terganggu

Subang, jawa barat, KA Argo Bromo Anggrek, KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, Imbas KA Argo Bromo Anggrek Anjlok: 80 Perjalanan Kereta Terganggu, Kronologi Insiden, Evakuasi dan Perbaikan Jalur, Dampak Operasional: 80 Perjalanan Terganggu, Evakuasi Penumpang

— Insiden anjloknya lima gerbong Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru, Kabupaten Subang, masih menyisakan dampak besar terhadap operasional kereta api di jalur utara Pulau Jawa.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lebih dari 80 perjalanan kereta terganggu, mulai dari pembatalan, pengalihan rute, hingga keterlambatan.

Namun, per Sabtu pagi (2/8/2025), KAI menyampaikan bahwa jalur yang sebelumnya terganggu telah kembali bisa dilalui, meskipun dengan kecepatan terbatas.

“Perjalanan kereta pertama yang melintas di jalur tersebut adalah KA Argo Lawu relasi Gambir–Solo Balapan yang berhasil berangkat pada pukul 10.57 WIB dengan kecepatan terbatas 10 km/jam,” ujar VP Public Relations KAI, Anne Purba, dalam siaran persnya.

Kronologi Insiden

Kereta Argo Bromo Anggrek dengan nomor KA 1 yang melayani rute Surabaya Pasar Turi – Gambir anjlok pada Jumat, 1 Agustus 2025 pukul 15.47 WIB. Lima gerbong — dari gerbong 6 hingga 10 — keluar dari rel saat kereta melintasi emplasemen Stasiun Pegadenbaru.

Salah satu penumpang, Sadirun (60), yang duduk di gerbong kedelapan, menyatakan bahwa kereta sempat melambat secara mendadak sebelum anjlok.

“Kecepatan kereta tiba-tiba berkurang dan sedikit kaget juga, gerbong yang saya tumpangi anjlok,” katanya.

Evakuasi dan Perbaikan Jalur

Evakuasi gerbong dimulai Jumat malam pukul 23.50 WIB dan rampung pada pukul 07.07 WIB Sabtu pagi. Sebanyak 200 anggota teknis KAI dikerahkan untuk mengevakuasi sarana dan memperbaiki prasarana jalur yang rusak. Setelah proses evakuasi selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan perbaikan trek dan pengecekan lintasan sebelum dinyatakan aman.

“Setelah evakuasi sarana selesai, upaya perbaikan prasarana terus dilakukan tanpa henti untuk memastikan kelancaran perjalanan kereta api selanjutnya,” lanjut Anne.

Dampak Operasional: 80 Perjalanan Terganggu

Hingga hari ini, KAI melaporkan sejumlah pembatalan dan pengalihan rute:

  • 1 Agustus 2025: 24 perjalanan KA dibatalkan
  • 2 Agustus 2025: 54 perjalanan KA dibatalkan
  • 3 Agustus 2025 (sementara): 2 perjalanan KA dibatalkan

Selain pembatalan, sebanyak 42 perjalanan KA dialihkan dari jalur Cirebon – Pegadenbaru – Cikampek menjadi Tegal/Cirebon – Purwokerto – Kroya – Banjar – Bandung – Cikampek. Pola operasi memutar ini diterapkan demi menjaga kontinuitas layanan kereta api meski jalur utama terganggu.

Evakuasi Penumpang

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penumpang langsung dievakuasi menggunakan bus dan kendaraan travel, sebagian lainnya dijemput keluarga.

Kebijakan Refund dan Informasi Layanan

KAI memberikan perpanjangan batas waktu pembatalan tiket hingga 7x24 jam dari jadwal keberangkatan yang tertera. Pelanggan dapat mengajukan refund atau ubah jadwal di loket stasiun keberangkatan.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121 atau WhatsApp di 0811-1211-1121.

“KAI terus berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api. Kami mohon maaf atas pembatalan dan keterlambatan yang dialami pelanggan,” pungkas Anne.